Banjir Pasokan RI Bikin Harga Nikel Murah, Penambang Australia Tercekik

Rabu, 24 Januari 2024 - 20:30 WIB
loading...
A A A
"Tantangan yang dihadapi banyak produsen nikel sepertinya tidak akan reda dalam waktu dekat. Kami rasa untuk komoditas ini masih bearish (turun) dan aset dan produsen jadi cukup berhati-hati," kata analis UBS Lachlan Shaw dilansir Sputnik.

BHP sebagai raksasa tambang asal Australia sudah menanamkan investasi signifikan dalam deposit nikel sulfida di negara-negara dengan risiko minimal, mengantisipasi premi untuk proses ekstraksi dibandingkan dengan deposit laterit di Indonesia.

Terlepas dari pendekatan BHP, Wyloo Metals yang mengakuisisi perusahaan tambang nikel Mincor seharga USD504 juta, dilaporkan tetap optimisTIS tentang prospek jangka panjang nikel Australia.

CEO Wyloo, Luca Giacovazzi, mengadvokasi mekanisme penetapan harga transparan yang membedakan antara nikel ramah lingkungan dan kurang berkelanjutan. Hal itu menegaskan perlunya konsumen untuk memiliki kepercayaan pada manfaat lingkungan dari mobil listrik.

Namun harga nikel yang lemah memaksa produsen Australia menyatakan restrukturisasi dan devaluasi besar-besaran, dengan First Quantum di Kanada menurunkan produksi baru-baru ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Rekomendasi
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
Harga Nikel Murah akibat...
Harga Nikel Murah akibat Banjir Pasokan dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved