Indonesia Berpeluang Kendalikan Suplai Energi Dunia
Sabtu, 27 Januari 2024 - 09:04 WIB
loading...
Miliki cadangan gas luar biasa besar, Indonesia dinilai berpeluang menjadi penyuplai penting energi bagi dunia. FOTO/Ilustrasi/dok.
A
A
A
JAKARTA - Indonesia memiliki cadangan gas bumi paling besar di wilayah Asia Tenggara, seiring penemuan sumber daya gas bumi di Wilayah Kerja South Andaman serta Geng North yang diharapkan mampu berperan menjadi penyedia energi di dunia. Berdasarkan data Rystad Energy, diperkirakan Indonesia memiliki sumber daya gas lebih dari 100 trillion cubic feet (TCF).
Volume ini mewakili hampir separuh dari total sumber daya gas di Asia Tenggara. Hal ini membuat Indonesia memiliki momentum untuk dapat memenuhi kebutuhan energi secara mandiri sekaligus mempunyai posisi yang berpengaruh di panggung dunia melalui pemanfaatan potensi sumber daya gas bumi.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), realisasi produksi gas sepanjang 2023 sebesar 960 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), di bawah target sebesar 1.100 juta BOEPD. Realisasi tersebut meningkat bila dibandingkan 2022 yang tercatat sebesar 953 juta BOEPD.
Baca Juga: SKK Migas: Banyak Investor Kini Melirik Wilayah Andaman
Pemerintah mengklaim, porsi pemanfaatan gas untuk domestik tahun 2023 sebesar 68,2%, lebih besar dibandingkan porsi ekspor dengan realisasi penyaluran Gas Bumi Domestik 2023 sebesar 3.745 BBTUD. Pemanfaatan gas domestik paling besar untuk industri sebesar 1.515,8 BBTUD (40,5%).
Volume ini mewakili hampir separuh dari total sumber daya gas di Asia Tenggara. Hal ini membuat Indonesia memiliki momentum untuk dapat memenuhi kebutuhan energi secara mandiri sekaligus mempunyai posisi yang berpengaruh di panggung dunia melalui pemanfaatan potensi sumber daya gas bumi.
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), realisasi produksi gas sepanjang 2023 sebesar 960 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), di bawah target sebesar 1.100 juta BOEPD. Realisasi tersebut meningkat bila dibandingkan 2022 yang tercatat sebesar 953 juta BOEPD.
Baca Juga: SKK Migas: Banyak Investor Kini Melirik Wilayah Andaman
Pemerintah mengklaim, porsi pemanfaatan gas untuk domestik tahun 2023 sebesar 68,2%, lebih besar dibandingkan porsi ekspor dengan realisasi penyaluran Gas Bumi Domestik 2023 sebesar 3.745 BBTUD. Pemanfaatan gas domestik paling besar untuk industri sebesar 1.515,8 BBTUD (40,5%).
Lihat Juga :