Indonesia Berpeluang Kendalikan Suplai Energi Dunia
Sabtu, 27 Januari 2024 - 09:04 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah memiliki prioritas untuk membangun infrastruktur gas agar tersambung antara Sumatera dan Jawa melalui dua proyek pipa transmisi yaitu Cirebon – Semarang serta Dumai Sei Mangkei dengan total panjang ruas pipa mencapai sekitar 760 km. Setelah lama tidak digarap akhirnya pemerintah turun tangan mendanai sendiri proyek tersebut. Untuk Cirebon – Semarang (Cisem) tahap 1 sudah rampung, sementara untuk Cisem tahap 2 serta Dumai – Sei Mangkei akan dikerjakan tahun ini.
Namun, potensi sumberdaya yang besar saja tidak cukup karena tantangan sebenarnya adalah bagaimana monetisasi sumberdaya dapat segera dilakukan. “Sebagian besar potensi gas belum diproduksikan lantaran berada di wilayah deepwater serta memiliki kandungan CO2 tinggi,” ujar Sofwan Hadi, Country Head Indonesia Rystad Energy, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (27/1/2024).
Menurut Sofwan, prioritas utama saat ini memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi investor global. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menciptakan kebijakan yang tepat demi mengantisipasi kebutuhan energi di masa depan, sekaligus memenuhi kebutuhan saat ini, khususnya dalam rangka menghadirkan energi rendah karbon.
“Strategi untuk memaksimalkan cadangan ini harus bertahap. Dalam jangka pendek, kita perlu fokus untuk menjalankan kembali proyek- proyek gas yang tertunda karena tantangan pada Mergers and Acquisition dan keterbatasan keuangan,” ujarnya.
Baca Juga: Israel Tolak Keputusan Mahkamah Internasional, Disebut Keterlaluan
Namun, potensi sumberdaya yang besar saja tidak cukup karena tantangan sebenarnya adalah bagaimana monetisasi sumberdaya dapat segera dilakukan. “Sebagian besar potensi gas belum diproduksikan lantaran berada di wilayah deepwater serta memiliki kandungan CO2 tinggi,” ujar Sofwan Hadi, Country Head Indonesia Rystad Energy, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (27/1/2024).
Menurut Sofwan, prioritas utama saat ini memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi investor global. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menciptakan kebijakan yang tepat demi mengantisipasi kebutuhan energi di masa depan, sekaligus memenuhi kebutuhan saat ini, khususnya dalam rangka menghadirkan energi rendah karbon.
“Strategi untuk memaksimalkan cadangan ini harus bertahap. Dalam jangka pendek, kita perlu fokus untuk menjalankan kembali proyek- proyek gas yang tertunda karena tantangan pada Mergers and Acquisition dan keterbatasan keuangan,” ujarnya.
Baca Juga: Israel Tolak Keputusan Mahkamah Internasional, Disebut Keterlaluan
Lihat Juga :