alexametrics

Anak Usaha Semen Indonesia Luncurkan Aplikasi Forca ERP

loading...
Anak Usaha Semen Indonesia Luncurkan Aplikasi Forca ERP
Logo PT Sinergi Informatika Semen Indonesia. Foto/sisi.id
A+ A-
JAKARTA - PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI) anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meluncurkan aplikasi software Enterprise Resource Planning (ERP) bernama InFORmation CApital (Forca) ERP.

CEO PT SISI, Adel Rahadi mengatakan, software ini sangat membantu menekan jumlah biaya pengeluaran perusahaan (cost reduction). Kegunaan teknologi ERP mampu diterapkan diperusahaan karena sistem tersebut bisa meningkatkan produktivitas, efisiensi waktu, dan mendorong pelayanan pelanggan.

"Kami memulai bisnis baru di bidang IT (information technology) solution yaitu Forca ERP. Aplikasi ini akan memudahkan perusahaan menjadi lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan bisnis," kata Adel dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Menurut dia, dengan aplikasi tersebut cukup mempuni untuk mengintegrasi segala informasi menjadi data yang lebih sederhana untuk disajikan. Forca ERP memiliki kualitas yang sama dengan ERP global lain seperti SAP dan Oracle. Sistem ini akan mengintegrasikan pada beberapa lokasi dan menyediakan cara yang mudah dan cepat untuk menjalankan bisnis.

"ERP lokal ini akan fokus untuk dapat membantu perusahaan berskala UKM atau SME (small medium enterprise) di Indonesia agar dapat meningkatkan performa bisnis dan bersaing di pasar," harapnya.

Manager IT Semen Indonesia Beton, Wahyi Qomarudin menambahkan kegunaan teknologi Forca ERP sudah mendukung proses industry 4.0. Selain sangat ringan karena berbasis web, sistem ERP lain bersifat kaku dan perusahaan harus dipaksa menyesuaikan dengan sistem yang ada.

"Sedangkan Force ERP sangat fleksibel sehingga permintaan manajemen dapat segera dieksekusi dengan baik," akunya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak