Pedagang Pasar Ngeluh ke Siti Atikoh: Harga Bawang Putih Naik Bu Ganjar

Minggu, 28 Januari 2024 - 11:56 WIB
loading...
Pedagang Pasar Ngeluh...
Istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, mengawali safari politik di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (28/1/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
BATU - Istri capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti , mengawali safari politik di Kota Malang, Jawa Timur, pada Minggu (28/1/2024) dengan blusukan ke Pasar Oro-oro Dowo untuk mengecek beberapa harga bahan pokok. Namun, Atikoh lebih dahulu berjalan kaki sekitar 350 meter menuju pasar dari penginapan yang berada di Jalan Cerme.

Atikoh melintasi Taman Malabar sebelum sampai di Pasar Oro-oro Dowo. Beberapa warga tampak menyalami ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu. Atikoh kemudian sampai di pasar setelah berjalan kaki sekitar 15 menit dengan didampingi beberapa politisi PDI Perjuangan Krisdsyanti dan Dewanti Rumpoko.

Mantan wartawan itu di pasar langsung menuju lapak pedagang sayuran milik Syaiful dan membeli bawang merah serta putih masing-masing satu kilogram. Atikoh sembari mencari bawang yang segar berdialog dengan Syaiful untuk nenanyakan harga kebutuhan pokok seperti kol, kacang panjang, serta bawang putih dan merah.

"Harga bagaimana? Sayuran stabil, ya," kata Atikoh bertanya kepada Syaiful.

Syaiful mengamini informasi soal harga sayuran yang stabil, tetapi biaya untuk bawang merah dan putih sedang naik.

"Kalau bawang putih naik, Bu," kata dia.

Baca Juga: Minggu Pagi, Atikoh Ganjar Blusukan ke Pasar Rakyat Oro-Oro Malang

Dari pedagang sayuran, Atikoh silih berganti menuju lapak penjual alpukat, tempe, tahu, dan telur ayam kampung. Ibunda Muhammad Zinedine Alam Ganjar itu tampak membeli barang di beberapa tempat itu.

Atikoh selanjutnya menuju pintu keluar Pasar Oro-oro Dowo sehabis berbelanja sekaligus mengecek harga bahan pokok.

Namun, langkah Atikoh terhenti menuju pintu keluar. Dia berhenti di depan lapak pedagang sayuran dan melihat daun pepaya yang digodok.

Dia tampak menanyakan ketahanan sayuran apabila pedagang bisa menggodok lebih dahulu sebelum komoditas dijual di pasar.

"Ini tahan berapa lama," tanya Atikoh kepada pedagang sayuran.

"Ini tahan seminggu (maksudnya sayur yang digodok, red)," kata pedagang.

Atikoh tampak kaget mendengar jawaban pedagang bahwa kondisi sayuran tetap segar selama sepekan untuk bisa dijual ke pasar.

"Hah? Seminggu? Kok, bisa," ujarnya. "Ini sudah direbus soalnya," kata pedagang.

Atikoh setelah bertanya tampak mengangguk, lalu tersenyum. Dia kemudian memohon pamit ke pedagang untuk keluar dari area Pasar Oro-oro Dowo.

Siti Atikoh terkesan dengan fasilitas yang ada di Pasar Oro Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur.

"Ada ya yang membedakan (dengan pasar lain) bersih banget, jadi kayaknya pengen keliling di semua tempat terus barang-barangnya segar-segar, sudah dipacking juga rapi keliatan banget," kata Atikoh.

Adapun bahan-bahan yang dijual di pasar ini, menurut Atikoh, sudah melalui tahap penyortiran sehingga mutu dan kualitasnya terjamin dan pengunjung pun nyaman untuk membeli.

"Jadi yang dijual disini kayanya memang yang grade A ya, yang kualitas prima, kemudian banyak juga yang organik hasil dari sayuran hidroponik dan banyak sekali sayuran-saturan yang sehari-hari agak sulit ditemui, ya. Karena memang daerah Malang Raya ya, Batu Malang, kemudian Kabupaten Malang terutama itu banyak sekali menghasilkan sayuran-sayuran yang bermutu," kata Atikoh.

"Karena pasarnya yang bersih dan sehat jadi sebagai konsumen pasti akan merasa terlindungi, merasa aman," sambung Atikoh.

Baca Juga: Momen Siti Atikoh dan Krisdayanti Dihibur Seniman Lokal di Alun-alun Kota Wisata Batu

Saat sesi wawancara dengan awak media, KD, sapaan karib Krisdayanti, mengatakan, pengawasan mutu terhadap komoditas pangan yang masuk ke pasar Oro Oro Dowo diawasi ketat, demi menjaga kualitas dan konsumen.

Hal ini tak lepas dari tupoksi KD sebagai legislator dari Dapil Malang Raya, yang berperan mengawasi seluruh stakeholder yang terlibat dalam proses distribusi barang keluar-masuk di pasar Oro Oro Dowo.

"Memang salah satu tupoksinya (DPR) dalam hal pengawasan, jadi terkait badan pengawas obat dan makanan kita liat makanan-makanan apa yang ada pengawet dan sebagainya. Bahkan kadang ada beberapa dari BPOM provinsi yang bawa mobil untuk tes langsung. Jadi itu jelas membuat keamanan dan kenyamanan pembeli untuk dapat memilih dan memilah belanjaan yang sehat," kata KD.

Sebagai informasi, paslon Ganjar-Mahfud menggalang program-program kerakyatan dengan jargon khas mereka, Sat-set, Tas-tes. Jargon tersebut jadi simbol bahwa Ganjar-Mahfud siap mengatasi masalah-masalah rakyat, dengan cepat dan solusi yang tepat.

Teruntuk masalah pasar, Ganjar-Mahfud sangat memperhatikan geliat ekonomi di tempat tersebut. Pasalnya, pasar merupakan tempat dimana rakyat kecil berinteraksi melakukan jual-beli kebutuhan sehari-hari.

Oleh karenanya, Ganjar-Mahfud berkomitmen menjaga kualitas barang yang ada di pasar, baik itu pasar-pasar tradisional hingga swalayan, seraya menekan harga jual yang tinggi dengan memberantas adanya praktik mafia pangan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Inflasi Maret 2026 Sentuh...
Inflasi Maret 2026 Sentuh 0,41%, BPS Sebut Terkendali
Jaga Harga Usai Lebaran,...
Jaga Harga Usai Lebaran, 100 Ribu Bantuan Pangan Disalurkan
H-2 Lebaran, Harga Bahan...
H-2 Lebaran, Harga Bahan Pangan Meroket: Cabai Rawit Merah Rp131.000 per Kg, Daging Rp168.650
Mentan Amran Waswas,...
Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan
Terima Laporan Harga...
Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Harga-harga Tidak Boleh Naik saat Ramadan
Prabowo: Saya Ingin...
Prabowo: Saya Ingin Jadi Presiden dengan Prestasi Harga-Harga Pangan Turun
Rekomendasi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved