Target Ekonomi Pulih 100% Tahun Depan, Erick Thohir Prioritaskan Tiga Hal Ini

Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:33 WIB
loading...
Target Ekonomi Pulih...
Erick memaparkan, tiga langkah utama yang menjadi konsentrasi pihaknya dengan menargetkan pemulihan ekonomi nasional akan pulih secara 100 persen pada awal semester II-2021 hingga 2022. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan pemulihan ekonomi nasional akan pulih secara 100 persen pada awal semester II-2021 hingga 2022. Pemulihan ekonomi dalam negeri secara utuh itu diproyeksikan karena didorong oleh pertumbuhan sejumlah sektor bisnis di tahun mendatang.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, sejumlah langkah strategi untuk mendongkrak perbaikan ekonomi nasional telah dilakukan pihaknya. Salah satunya adalah dengan memproduksi vaksin secara masal pada awal tahun 2821 yang dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero).

(Baca Juga: Erick Thohir Buka-bukaan di Depan Pengusaha KADIN: Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit )

Dengan demikian, pihaknya memastikan pemulihan kesehatan itu akan berdampak besar pada sejumlah sektor bisnis. Dia bilang, targetnya pada pertengahan tahun 2021 sejumlah sektor bisnis seperti, jasa, industri, perdagangan, investasi akan kembali pulih.

"Kita harus memastikan vaksin imunisasi secara besar-besaran untuk masyarakat Indonesia di (awal) tahun depan. Dan juga melakukan perbaikan stimulus ekonomi dan tentu diharapkan kedepannya Industri baik perdagangan, investasi pariwisata, jasa di pertengahan tahun 2021 sampai 2022 bisa kembali bangkit, dengan begitu ekonomi akan pulih secara 100 persen seperti sebelum Covid-19," ujar Erick dalam Webinar, Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Erick pun memaparkan, tiga langkah utama yang menjadi konsentrasi pihaknya. Pertama, memastikan atau memprioritaskan masyarakat Indonesia bebas dari Covid-19 dan reformasi kesehatan. Realisasi langkah ini sudah dilakukan dengan memproduksi vaksin.

Kedua, Indonesia bekerja. Erick bilang, prioritas pemberdayaan dan percepatan penyerapan tenaga kerja secepatnya direalisasikan karena dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi di tengah pandemi, serta berkontribusi pada transformasi ekonomi Indonesia ke depannya.

"Ketiga, Indonesia tumbuh. Ini adalah prioritas pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi nasional," ujar Erick.

(Baca Juga: Mas Menteri Erick Thohir Jelaskan Posisinya di Antara Pak Doni Monardo )

Sebelumnya, Erick mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 harus positif agar Indonesia terhindar dari krisis. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi kuartal II negatif 5,32 persen. dia bikang, ada tiga program yang disiapkan dari rencana awal lima program.

"Tadinya awalnya ada lima program, tapi Pak Presiden bilang tiga saja yang penting jalan. Ngapain program tebal-tebal, implementasinya payah,"

Menteri BUMN tersebut mencontohkan, China yang sejauh ini relatif berhasil dalam memulihkan ekonomi pasca dihantam Covid19. Negeri Tirai Bambu, kata Erick, tak membuat program yang muluk-muluk.

Oleh sebab itu, kata dia, ketiga program yang disiapkan akan memberikan dampak yang maksimal bagi ekonomi. Dia memprediksi Indonesia bisa pulih secara cepat 100 persen pada tahun depan
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Tahun Depan Pertalite...
Tahun Depan Pertalite Bakal Dihapus, Ini Penggantinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved