Masih Diuji, Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh Belum Dapat Restu BI
Minggu, 04 Februari 2024 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai sistem ini, Kepala Bidang Sistem Informasi Layanan Jalan Tol, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Ali Rachmadi menjelaskan, pengendara nantinya tidak perlu lagi melakukan transaksi di gardu tol. Transaksi dilakukan lewat aplikasi bernama CANTAS di smartphone.
Baca Juga: Lebih dari 100.000 Orang Tewas, Terluka, dan Hilang di Gaza
Caranya, GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Selanjutnya, saldo yang terdapat platform CANTAS bakal terpotong secara otomatis.
Dengan sistem ini, uang hasil transaksi pembayaran tol ini akan melewati aplikasi CANTAS dan tidak langsung masuk ke Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Transaksi model baru inilah yang tengah menunggu persetujuan BI, disamping uji coba aspek teknis lainnya.
"Secara umum tahapan menuju implementasi sistem MLFF terbagi menjadi 2 tahap yakni masa transisi 2024-2027, dan implementasi sistem full MLFF diperkirakan 2027-2028," jelas Ali.
Baca Juga: Lebih dari 100.000 Orang Tewas, Terluka, dan Hilang di Gaza
Caranya, GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Selanjutnya, saldo yang terdapat platform CANTAS bakal terpotong secara otomatis.
Dengan sistem ini, uang hasil transaksi pembayaran tol ini akan melewati aplikasi CANTAS dan tidak langsung masuk ke Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Transaksi model baru inilah yang tengah menunggu persetujuan BI, disamping uji coba aspek teknis lainnya.
"Secara umum tahapan menuju implementasi sistem MLFF terbagi menjadi 2 tahap yakni masa transisi 2024-2027, dan implementasi sistem full MLFF diperkirakan 2027-2028," jelas Ali.
(fjo)
Lihat Juga :