Bank Jatim Gelar RUPS, Ini Agenda Penting yang Dibahas
Rabu, 07 Februari 2024 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Berikutnya adalah data OJK per September 2023 yang menunjukkan bahwa kinerja sektor perbankan di Jatim tetap bertumbuh. Hal tersebut terlihat dari pertumbuhan aset perbankan yang meningkat 5,46% sehingga menjadi Rp 89,1 triliun. Kemudian, Dana Pihak Ketiga meningkat 3,74 % sehingga menjadi Rp 741,1 triliun, dan kredit yang diberikan meningkat 5,66% menjadi Rp 558,3 triliun.
Khofifah menyebutkan, koperasi dan UMKM masih menjadi backbone perekonomian Jatim. Kontribusi terhadap PDRB Jatim setiap tahun terus mengalami peningkatan. Adapun target 2023-2024 adalah sebesar 58,5 – 58,9%. Menurut Khofifah, satu bentuk dukungan lain Bank Jatim terhadap UMKM adalah melalui program percepatan dana bergulir atau dagulir. “Yang mana sampai Desember 2023 jumlah dagulir yang telah disalurkan Bank Jatim mencapai Rp475,97 miliar untuk 12.525 debitur,” terangnya.
Baca Juga: Bank Jatim Dukung Tahfidz Al-Quran, Berikan Tabungan Santri kepada 39 Siswa
Sementara, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, di tengah dinamisnya kondisi perekonomian nasional dan regional, Bank Jatim mampu membukukan kinerja keuangan di Tahun Buku 2023 dengan sangat baik. Total asetnya mencapai Rp103,85 triliun atau tumbuh 0,80% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY) dan laba bersih tahun 2023 tercatat Rp 1,47 triliun. “Ekspansi kredit yang kami berikan berada di angka Rp 54,76 triliun atau naik 18,54% (YoY). Angka penyaluran kredit tersebut tumbuh diatas rata-rata pertumbuhan kredit nasional yang hanya sebesar 10,3%,” katanya.
Adapun komposisi penyaluran kredit Bank Jatim yaitu kredit konsumtif sebesar Rp31,2 triliun atau meningkat 8,91% (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp23,5 triliun atau tumbuh eksponensial 34,28% (YoY). Hasil tersebut sangat signifikan terhadap pertumbuhan kredit, utamanya dalam hal ini adalah kredit produktif.
Khofifah menyebutkan, koperasi dan UMKM masih menjadi backbone perekonomian Jatim. Kontribusi terhadap PDRB Jatim setiap tahun terus mengalami peningkatan. Adapun target 2023-2024 adalah sebesar 58,5 – 58,9%. Menurut Khofifah, satu bentuk dukungan lain Bank Jatim terhadap UMKM adalah melalui program percepatan dana bergulir atau dagulir. “Yang mana sampai Desember 2023 jumlah dagulir yang telah disalurkan Bank Jatim mencapai Rp475,97 miliar untuk 12.525 debitur,” terangnya.
Baca Juga: Bank Jatim Dukung Tahfidz Al-Quran, Berikan Tabungan Santri kepada 39 Siswa
Sementara, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, di tengah dinamisnya kondisi perekonomian nasional dan regional, Bank Jatim mampu membukukan kinerja keuangan di Tahun Buku 2023 dengan sangat baik. Total asetnya mencapai Rp103,85 triliun atau tumbuh 0,80% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY) dan laba bersih tahun 2023 tercatat Rp 1,47 triliun. “Ekspansi kredit yang kami berikan berada di angka Rp 54,76 triliun atau naik 18,54% (YoY). Angka penyaluran kredit tersebut tumbuh diatas rata-rata pertumbuhan kredit nasional yang hanya sebesar 10,3%,” katanya.
Adapun komposisi penyaluran kredit Bank Jatim yaitu kredit konsumtif sebesar Rp31,2 triliun atau meningkat 8,91% (YoY) dan kredit produktif sebesar Rp23,5 triliun atau tumbuh eksponensial 34,28% (YoY). Hasil tersebut sangat signifikan terhadap pertumbuhan kredit, utamanya dalam hal ini adalah kredit produktif.
(nng)
Lihat Juga :