Faisal Basri: Ganjar-Mahfud Menang Pilpres, Iklim Investasi Lebih Pasti

Rabu, 07 Februari 2024 - 20:02 WIB
loading...
Faisal Basri: Ganjar-Mahfud...
Ekonom Senior Indef Faisal Basri. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ekonom Senior Indef, Faisal Basri , mengungkapkan bahwa iklim dunia usaha akan lebih pasti jika Capres-Cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, memenangkan Pilpres 2024. Menurut dia, paslon nomor 3 ini memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas korupsi di Indonesia dibanding paslon nomor 1 dan nomor 2.

"Pada paslon 03 ada pendekar Pak Mahfud MD yang relatif bersih. Memang bukan malaikat, dan kita tidak untuk memilih malaikat. Pak Ganjar juga oke rekam jejaknya," kata Faisal pada acara Bloomberg Technoz Economic Outlook 2024 yang digelar di Hotel Westin Jakarta, Rabu (7/2/2024).



Faisal hadir sebagai pembicara yang memaparkan prediksi situasi perekonomian pasca-Pilpres 2024 yang mengusung topik: New Government: Political and Economic Directions After the Election. Lebih lanjut, Faisal menjelaskan dunia usaha saat ini membutuhkan kepastian di tengah situasi ketidakpastian. Dia menilai Cawapres Mahfud MD, bisa lebih berperan dan dapat diandalkan untuk mereformasi undang-undang atau regulasi maupun institusi untuk menciptakan kepastian.

"Tapi harapan buat dunia usaha dalam ketidakstabilan ini, Pak Mahfud bisa berperan dan lebih bisa diandalkan. Sudah siap untuk reformasi perundang-undangan, institusi untuk menciptakan kepastian," tukasnya.

Faisal memberikan contoh konkret bahwa Mahfud saat menjadi Menko Polhukam membentuk Tim Reformasi Hukum yang beranggotakan para pakar dan tokoh masyarakat sipil untuk melakukan reformasi hukum. Dia menyebut dirinya masuk ke dalam tim tersebut dan diminta untuk melakukan reformasi hukum. “Saya diminta di tim reformasi hukum, ini sudah tokcer dan akan langsung dilaksanakan Mahfud. Dia tegas ditindak pidana pencucian uang (TPPU), tapi pada batas tertentu mentok, karena terkait kekuasaan," lanjutnya.

Faisal menjelaskan, jika paslon 01 menang, memang ada kampiun hukum untuk memberantas korupsi seperti mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto dan Saut Situmorang.

Namun, untuk melakukan perubahan seperti yang dikampanyekan akan sulit dilakukan secara radikal. Pasalnya, dana APBN yang bisa diotak-atik presiden hanya sebesar 5%. Jadi, kalaupun ada perubahan hanya bersifat marjinal.

Masyarakat Melawan

Lebih lanjut, Faisal menegaskan bahwa sejumlah pejabat negara saat ini masuk menjadi juru kampanye para pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden. "Tahun ini bisa kalian bayangkan. Ada 15 menteri atau wakil menteri tidak kerja, mereka jadi timses (tim sukses)," tegas.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawasan Ekonomi Khusus...
Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang Magnet Baru Investasi Global
Studi IESR: Potensi...
Studi IESR: Potensi Pengembangan EBT Layak Finansial Capai 333 GW
Profil Lengkap 5 Dewan...
Profil Lengkap 5 Dewan Penasihat Danantara, Beserta Riwayat Pendidikan dan Pengalamannya
Susunan Lengkap Pengurus...
Susunan Lengkap Pengurus Danantara, Ada Mantan Presiden hingga Konglomerat
Pengurus Lengkap Danantara...
Pengurus Lengkap Danantara Diumumkan Siang Ini, Ray Dalio dan Tony Blair Jadi Dewas?
Wamen Todotua Tawarkan...
Wamen Todotua Tawarkan Investasi di Sektor Hilirisasi ke 40 Investor Australia
Misbakhun Ajak Pelaku...
Misbakhun Ajak Pelaku Pasar Modal Tetap Optimistis soal Ekonomi RI
Ditetapkan Jadi KEK...
Ditetapkan Jadi KEK Industropolis, Danareksa Optimistis Percepat Investasi di KITB
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Pangkas Aturan Penghambat Investasi, Luhut Bentuk Tim Khusus
Rekomendasi
Kamp Pengungsi Jenin...
Kamp Pengungsi Jenin Tak Layak Huni akibat Operasi Brutal Militer Israel
Rekomendasi Tablet Terbaik...
Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Lebaran 2025
Demo Ricuh Pecah, Polisi...
Demo Ricuh Pecah, Polisi Pukul Mundur Massa Aksi Tolak UU TNI
Berita Terkini
Menangkap Peluang di...
Menangkap Peluang di Tengah Meningkatnya Tren Reksa Dana Syariah
5 jam yang lalu
Satgas Ramadan dan Idulfitri...
Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Bikin Mudik Lancar dan Nyaman
5 jam yang lalu
Program Mudik Bersama,...
Program Mudik Bersama, Grup MIND ID Berangkatkan 2.173 Pemudik
6 jam yang lalu
Sektor Ritel Waswas...
Sektor Ritel Waswas Hadapi Rencana Larangan Penjualan Rokok
7 jam yang lalu
Setelah Tembus Pasar...
Setelah Tembus Pasar AS, Krakatau Steel Ekspor Baja Canai Panas ke Eropa
7 jam yang lalu
Wadirut Bulog Buka Suara...
Wadirut Bulog Buka Suara Soal Dugaan Takaran Beras SPHP Disunat
7 jam yang lalu
Infografis
Inilah 3 Alasan Mengapa...
Inilah 3 Alasan Mengapa Donald Trump Menang Pilpres AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved