Budi Daya Nanas, Bantu Petani Cegah Kebakaran di Lahan Gambut

Rabu, 12 Agustus 2020 - 22:50 WIB
loading...
A A A
"Pasalnya pertumbuhan nanas nggak sama, ada yang besar, ada yang kecil. Kami mengeluarkan buah nanas yang besar-besar dulu, yang kecil ditunda," ucap dia.

Saat menghitung, dia pernah menjual sekitar 3.000 gandeng nanas. Gandeng merupakan hitungan untuk penjualan nanas. Setiap gandeng nanas terdapat dua buah nanas.

Dia menjual satu gandeng dengan kisaran harga Rp3.000 hingga Rp4.000. "Ya dikalikan saja dengan 3.000 gandeng," tambahnya. Selama proses penanaman, Djarot dan para petani mengaku tidak memiliki persoalan. Masalah baru muncul saat proses penjualan dan datangnya musim penghujan. "Kalau musim hujan, ke kebunnya nggak bisa karena banjir. Kami sulit mengakses kebun untuk mengambil buah," kata dia.

Djarot berharap ada lagi bantuan yang bisa dimanfaatkan masyarakat terutama untuk menyelesaikan persoalan penjualan. Sebab, pada fase inilah pokmas kerap mengalami kesulitan. Tidak hanya pada nanas, namun juga produk turunannya. Dia menyebut, Pokmas Mundam Jaya Makmur pernah mengolah keripik dan dodol berbahan nanas. Tapi, produk tersebut gagal meraih untung. "Kalau memang pihak luar bisa (mendirikan) pengolahan pabrik nanas yang besar kita siap mengumpulkan kelompok-kelompok," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved