Pemasok Rangkaian Kereta Cepat dan KRL Sama, Ini Kata KCIC
Sabtu, 10 Februari 2024 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Wali Kota Rafah: Invasi Darat Israel ke Perbatasan Mesir Akan Mengakibatkan Pertumpahan Darah
Menurut Eva, pengadaan sarana perkeretaapian oleh suatu operator tentu mempertimbangkan sejumlah hal yang memang bisa memenuhi kebutuhan operator tersebut. Dalam proses pengadaannya pun, imbuh dia, pasti melalui prosedur dengan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dan juga diawasi pemerintah.
"Prosedur yang dilalui tentu ada GCG karena setiap prosedur impor semua kementerian pasti mengawasi, dan kita harus lakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang ditetapkan. Jadi tidak ada kaitannya (KCIC dengan KAI Commuter), karena kita beda manajemen," pungkasnya.
Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, keputusan pengadaan impor rangkaian KRL baru dari CRRC Sifang telah mempertimbangkan sejumlah hal, dan tidak ada kaitannya dengan Kereta Cepat Whoosh.
Pertimbangannya mulai dari nilai tawaran dari Jepang yang lebih mahal, spefisikasi kereta KRL yang bisa dipenuhi oleh CRRC, hingga persyaratan ketepatan waktu pengiriman (time delivery) yang sesuai dengan kebutuhan KAI Commuter.
Menurut Eva, pengadaan sarana perkeretaapian oleh suatu operator tentu mempertimbangkan sejumlah hal yang memang bisa memenuhi kebutuhan operator tersebut. Dalam proses pengadaannya pun, imbuh dia, pasti melalui prosedur dengan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) dan juga diawasi pemerintah.
"Prosedur yang dilalui tentu ada GCG karena setiap prosedur impor semua kementerian pasti mengawasi, dan kita harus lakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang ditetapkan. Jadi tidak ada kaitannya (KCIC dengan KAI Commuter), karena kita beda manajemen," pungkasnya.
Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, keputusan pengadaan impor rangkaian KRL baru dari CRRC Sifang telah mempertimbangkan sejumlah hal, dan tidak ada kaitannya dengan Kereta Cepat Whoosh.
Pertimbangannya mulai dari nilai tawaran dari Jepang yang lebih mahal, spefisikasi kereta KRL yang bisa dipenuhi oleh CRRC, hingga persyaratan ketepatan waktu pengiriman (time delivery) yang sesuai dengan kebutuhan KAI Commuter.
(fjo)
Lihat Juga :