Harga Beras Melonjak 15% Lebih dalam Setahun, Terparah di Jawa-Bali
Kamis, 01 Februari 2024 - 13:50 WIB
loading...
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi dan kenaikan harga pangan secara bulanan di Januari 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan terjadi inflasi 0,04% secara bulanan pada Januari. Kenaikan harga beras masih menjadi penyumbang inflasi terbesar.
"Kenaikan harga beras terjadi di 28 provinsi, sedangkan 10 provinsi lain telah menunjukkan penurunan," ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: BPS Catat Inflasi 0,04% di Januari 2024, Gegara Rokok dan Beras
BPS mencatat inflasi beras sebesar 0,64% secara bulanan atau (month to month/mtm). Secara tahunan (year on year/yoy) inflasi beras mencapai 15,65%. Harga beras, lanjut Amalia, naik di seluruh provinsi di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
Penyumbang inflasi lain ialah makanan dan minuman sebesar 0,18% disusul rokok 0,05%. Selain beras penyumbang nyumbang utama inflasi adalah tomat dengan andil 0,09%, bawang merah dengan andil inflasi 0,04%.
"Kenaikan harga beras terjadi di 28 provinsi, sedangkan 10 provinsi lain telah menunjukkan penurunan," ujar Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers, Kamis (1/2/2024).
Baca Juga: BPS Catat Inflasi 0,04% di Januari 2024, Gegara Rokok dan Beras
BPS mencatat inflasi beras sebesar 0,64% secara bulanan atau (month to month/mtm). Secara tahunan (year on year/yoy) inflasi beras mencapai 15,65%. Harga beras, lanjut Amalia, naik di seluruh provinsi di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
Penyumbang inflasi lain ialah makanan dan minuman sebesar 0,18% disusul rokok 0,05%. Selain beras penyumbang nyumbang utama inflasi adalah tomat dengan andil 0,09%, bawang merah dengan andil inflasi 0,04%.
Lihat Juga :