Pascapencoblosan, Ini Prediksi Arah Pergerakan IHSG
Rabu, 14 Februari 2024 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Inggris Meminta Israel Berhenti dan Memikirkan Masalah Gaza
"Investor juga tengah mencermati rilis data inflasi Inggris yang dijadwalkan pada tanggal (14/2). Konsensus menunjukkan bahwa angka inflasi diperkirakan akan meningkat menjadi 4,20%, naik dari level 4.00% pada bulan Desember 2023,” ungkap riset dari sekuritas tersebut.
Sementara itu, dari sisi fundamental, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, secara historis indeks komposit selalu menguat pasca-Pemilu, terkecuali pada tahun 2019.
"Empat kali pasca-Pemilu selalu mengalami penguatan, kecuali 2019 di mana ada koreksi akibat perang dagang dan awal Covid," kata Didit saat dihubungi IDX Channel.
Didit menilai investor masih cenderung wait and see dan mengamati hasil penghitungan suara cepat alias quick count. Sementara, di sisi lain, investor asing tampak telah masuk Rp1,2 triliun pada hari terakhir sebelum libur pencoblosan.
"Investor juga tengah mencermati rilis data inflasi Inggris yang dijadwalkan pada tanggal (14/2). Konsensus menunjukkan bahwa angka inflasi diperkirakan akan meningkat menjadi 4,20%, naik dari level 4.00% pada bulan Desember 2023,” ungkap riset dari sekuritas tersebut.
Sementara itu, dari sisi fundamental, Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, secara historis indeks komposit selalu menguat pasca-Pemilu, terkecuali pada tahun 2019.
"Empat kali pasca-Pemilu selalu mengalami penguatan, kecuali 2019 di mana ada koreksi akibat perang dagang dan awal Covid," kata Didit saat dihubungi IDX Channel.
Didit menilai investor masih cenderung wait and see dan mengamati hasil penghitungan suara cepat alias quick count. Sementara, di sisi lain, investor asing tampak telah masuk Rp1,2 triliun pada hari terakhir sebelum libur pencoblosan.
(fjo)
Lihat Juga :