Pascapencoblosan, Ini Prediksi Arah Pergerakan IHSG
Rabu, 14 Februari 2024 - 08:15 WIB
loading...
Pelaksanaan pemungutan suara pada hari ini akan ikut menentukan pergerakan IHSG beberapa hari ke depan. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (13/2) berakhir di zona merah dengan penurunan sebesar 1,20% ke 7.209,874. Transaksi yang terjadi pun tak cukup ramai, di mana sebanyak 308 saham turun, dan hanya 214 saham yang bertahan dan menghijau.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, secara teknikal memang terlihat tren penurunan. Indikator Stochastic RSI menunjukkan pola death cross di area jenuh beli alias overbought. Ini juga diperkuat oleh penyempitan pada positif slope Moving Average Convergence Divergence (MACD).
Baca Juga: Besok Hari Pencoblosan Pilpres 2024, IHSG Hari Ini Berakhir Kehilangan 87,92 Poin
"Sehingga diperkirakan bahwa IHSG akan mengalami pelemahan terbatas dalam rentang 7.188-7.250 pada Kamis (15/2)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (14/2/2024).
Phintraco juga menilai pelaku pasar juga masih akan meraba dampak rilis inflasi Amerika Serikat (AS) yang kembali memanas, mencapai 3,1 persen year-on-year (yoy) pada periode Januari 2024. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 2,9%.
Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, secara teknikal memang terlihat tren penurunan. Indikator Stochastic RSI menunjukkan pola death cross di area jenuh beli alias overbought. Ini juga diperkuat oleh penyempitan pada positif slope Moving Average Convergence Divergence (MACD).
Baca Juga: Besok Hari Pencoblosan Pilpres 2024, IHSG Hari Ini Berakhir Kehilangan 87,92 Poin
"Sehingga diperkirakan bahwa IHSG akan mengalami pelemahan terbatas dalam rentang 7.188-7.250 pada Kamis (15/2)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (14/2/2024).
Phintraco juga menilai pelaku pasar juga masih akan meraba dampak rilis inflasi Amerika Serikat (AS) yang kembali memanas, mencapai 3,1 persen year-on-year (yoy) pada periode Januari 2024. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 2,9%.
Lihat Juga :