PLN IP Pamerkan Stasiun Bahan Bakar Hidrogen Pertama di Indonesia

Minggu, 18 Februari 2024 - 14:25 WIB
loading...
PLN IP Pamerkan Stasiun...
PLN IP memamerkan staisun pengisian bahan bakar hidrogen pertama di Indonesia dalam acara IIMS 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN Indonesia Power ( PLN IP ) memamerkan stasiun pengisian kendaraan hidrogen pertama di Indonesia dalam ajang pameran otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024.

Direktur Utama PLN IP Edwin Nugraha Putra mengatakan stasiun hidrogen tersebut merupakan komitmen korporasi terhadap pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), serta pengembangan ekosistem kendaraan masa depan.

"Pada event IIMS ini, PLN IP memamerkan stasiun pengisian kendaraan hidrogen atau hydrogen refueling station (HRS) pertama di Indonesia sebagai penunjang fasilitas kendaraan berbahan bakar hidrogen," ujarnya melalui pernyataan resmi, Minggu (18/2/2024).

Baca Juga: Toyota Optimistis dengan Mobil Hidrogen Meski Banyak Tantangan

Dia menjelaskan tujuan pembangunan HRS di IIMS untuk memberikan edukasi serta mengajak para pelaku usaha maupun komunitas di dunia otomotif dalam memulai untuk beralih ke kendaraan masa depan berbasis hidrogen hijau.

"Sebagai pemain utama dalam pengembangan hidrogen hijau dan juga sebagai komitmen korporasi dalam mendukung target pemerintah menuju net zero emission (NZE) pada 2060, kami hadir di IIMS untuk memberikan edukasi dan pentingnya peran serta semua pihak dalam mewujudkan NZE atau nol emisi karbon dengan memaparkan beberapa alternatif kendaraan masa depan termasuk kendaraan berbasis hidrogen," jelasnya.

Edwin Nugraha menambahkan HRS yang nantinya berlokasi di Senayan, Jakarta, di dalamnya terdapat fasilitas charger electric vehicle berbasis hidrogen, hydrogen center, dan hydrogen gallery room sebagai pusat pelatihan dan pendidikan terkait hidrogen di Indonesia. Rencananya HRS Senayan akan diresmikan pada pekan ketiga Februari 2024.

"HRS segera launching, di dalamnya tidak hanya ada stasiun pengisian kendaraan hidrogen saja, namun juga charger untuk kendaraan listrik dan juga hydrogen center. Ini membuktikan PLN serius dalam pengembangan ekosistem kendaraan masa depan, tidak hanya kendaraan listrik, namun juga hidrogen sebagai alternatif pilihan," jelas dia.

Sementara, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN siap menjadi pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar hidrogen. PLN telah melakukan berbagai inovasi dan pengembangan produk untuk menunjang ekosistem kendaraan listrik dan hidrogen mulai dari hulu hingga hilir.

"Sama seperti kendaraan listrik, di mana kami menjadi pionir dalam pembentukan ekosistem. Dengan ini kami yakin, PLN akan menjadi key player dalam penyediaan hidrogen hijau untuk berbagai kebutuhan, khususnya untuk kendaraan berbahan bakar hidrogen," kata Darmawan.

Baca Juga: PLN IP Dorong Pengembangan Energi Hijau Jadi Strategi Bisnis di 2024

Setelah membangun green hydrogen plant (GHP) pertama di Indonesia dalam menjawab tantangan transisi energi, skala produksi hidrogen hijau akan terus ditingkatkan. Tidak hanya itu, untuk membentuk ekosistem kendaraan masa depan berbasis hidrogen secara end to end, PLN melalui PLN Indonesia Power akan meresmikan HRS yang pertama di Indonesia.

"Ini merupakan komitmen kami, bahwa Indonesia ke depann akan bertransformasi dari energi fosil menuju energi bersih, bukan hanya pada pembangkitan, namun juga kendaraan," kata dia.

Dia mengatakan PLN sedang membangun ekosistem kendaraan listrik berbahan bakar hidrogen. Dengan stasiun pengisian hydrogen refueling station yang nantinya akan tersebar diseluruh Indonesia. "Ekosistem kendaraan listrik akan dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia," jelas Darmawan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Berita Terkini
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved