Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara

Senin, 29 Juni 2026 - 20:19 WIB
loading...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan produksi rokok murah untuk masyarakat menengah ke bawah menuai penolakan dari berbagai kalangan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Usulan produksi rokok murah untuk masyarakat menengah ke bawah menuai penolakan dari berbagai kalangan karena dinilai berpotensi memperparah tren downtrading dan mengganggu stabilitas penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau. Fenomena pergeseran konsumsi ke rokok berharga lebih rendah juga disebut menjadi tantangan utama dalam kebijakan industri hasil tembakau (IHT).

Usulan tersebut sebelumnya disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN Andi Yuliani Paris dalam rapat dengar pendapat bersama sejumlah direktorat jenderal Kementerian Keuangan pada pertengahan Juni 2026.

"Mungkin ada rokok yang harus diproduksi untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Dan itu harus diberikan ruang sehingga dia bisa memproduksi untuk kelas menengah ke bawah," ujar Andi dikutip dari pernyataannya, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes

Sementara, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama sebelumnya telah mengingatkan bahwa tren downtrading dan peredaran rokok ilegal menjadi tantangan serius terhadap penerimaan negara. Menurut dia, konsumen yang beralih ke produk lebih murah dapat mengurangi efektivitas kebijakan cukai.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menilai fenomena downtrading telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan semakin menguat akibat kenaikan cukai serta lebar disparitas tarif antarkelompok produk rokok. "Yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir adalah kecenderungan downtrading, di mana konsumen secara bertahap beralih ke produk dengan harga yang lebih rendah," ujar Yusuf.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Aturan Turunan PP 28/2024...
Aturan Turunan PP 28/2024 Dinilai Berpotensi Lumpuhkan Sektor Tembakau
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved