Duh! Colokan di Kereta Digunakan untuk Masak Nasi, Ini Respons KAI

Senin, 19 Februari 2024 - 13:17 WIB
loading...
Duh! Colokan di Kereta...
Fasilitas stop kontak atau colokan listrik di gerbong kereta api tidak boleh digunakan untuk perangkat listrik berdaya besar. FOTO/Ilustrasi/Dok. KAI
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini ramai beredar di media sosial mengenai penumpang kereta apiyang memasak nasi menggunakan fasilitas stop kontak atau colokan listrik di dalam gerbong. Tak hanya itu, ada pula penumpang yang menyalakan kipas angin portable hingga menggunakan catokan rambut dengan memanfaatkan stop kontak di kereta api.

Kejadian ini dibenarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Atas peristiwa tersebut, VP Public Relations KAI Joni Martinus pun angkat bicara. Dia menegaskan, fasilitas stop kontak atau colokan listrik yang tersedia di setiap kursi kereta api, memang disediakan untuk kebutuhan dan kenyamanan penumpang.

Baca Juga: Hore! Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2024 Sudah Bisa Dipesan Besok

Namun, Joni mengigatkan, fasilitas itu sedianya hanya diperuntukkan bagi peralatan listrik yang tidak memakan daya besar. Dia mencontohkan, antara lain untuk mengisi daya gawai seperti handphone, tablet, atau laptop.

"Selain gadget, penumpang tidak diperbolehkan menggunakan stop kontak di kereta api untuk keperluan-keperluan lainnya seperti alat elektronik rumah tangga. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu penumpang lainnya dan berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api," papar Joni, Senin (19/2/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
LRT Jabodebek Kian Diminati,...
LRT Jabodebek Kian Diminati, Pengguna Cetak Rekor Tertinggi 129.692
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved