Dorong Transaksi E-Channel, Bank Mandiri Gandeng Bright Store
Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah penerbitan kartu berlogo Mandiri e-Money sendiri saat ini telah mencapai hampir 21,4 juta kartu. Hingga akhir Juni 2020, frekuensi finansial Mandiri e-Money sebesar 391 juta transaksi, dengan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari 6 triliun.
Pengembangan Bright Store
Perubahan karakter pelanggan di Era Milenial ini membawa opportunity bisnis yang bagus untuk bisnis Non Fuel Retail (NFR) sebagai portofolio dari Pertamina. Pertamina akan mengembangkan Bisinis NFR pada ekosistem di setiap SPBU dengan beradaptasi dan melihat potensi bisnis sesuai dengan customer behavior saat ini. Seiring dengan melonjaknya ekspektasi konsumen akan kemudahan dan kenyamanan, mendorong pertumbuhan yang cepat untuk ritel convenience yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan ritel lainya atau bisnis lainya.
Direktur Utama PT Pertamina Retail Iin Febrian mengatakan, perubahan customer behavior saat ini mengakibatkan perkembangan convenience growth yang luar biasa dalam waktu 5 tahun terakhir ini. Hypermaket/supermarket mengalami penurunan pertumbuhan sebesar 5.6% tetapi convenience mengalami kenaikan pertumbuhan yang siginifikan sebesar 14.3%. Ekspektasi pelanggan yang menghendaki kualitas produk yang lebih baik dengan harga yang terjangkau serta semua serba cepat dan praktis baik secara offline to online maupun online to offline, maka Pertamina melakukan inovasi dan beradaptasi untuk bisnis model Bright Store.
“Pertamina optimis dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang super aktif dan dinamis, mempunyai mobilitas tinggi dan menghargai waktu sehingga semua kegiatan di lakukan dengan cepat dan praktis,” ujar Iin Febrian.
Pengembangan Bright Store
Perubahan karakter pelanggan di Era Milenial ini membawa opportunity bisnis yang bagus untuk bisnis Non Fuel Retail (NFR) sebagai portofolio dari Pertamina. Pertamina akan mengembangkan Bisinis NFR pada ekosistem di setiap SPBU dengan beradaptasi dan melihat potensi bisnis sesuai dengan customer behavior saat ini. Seiring dengan melonjaknya ekspektasi konsumen akan kemudahan dan kenyamanan, mendorong pertumbuhan yang cepat untuk ritel convenience yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan ritel lainya atau bisnis lainya.
Direktur Utama PT Pertamina Retail Iin Febrian mengatakan, perubahan customer behavior saat ini mengakibatkan perkembangan convenience growth yang luar biasa dalam waktu 5 tahun terakhir ini. Hypermaket/supermarket mengalami penurunan pertumbuhan sebesar 5.6% tetapi convenience mengalami kenaikan pertumbuhan yang siginifikan sebesar 14.3%. Ekspektasi pelanggan yang menghendaki kualitas produk yang lebih baik dengan harga yang terjangkau serta semua serba cepat dan praktis baik secara offline to online maupun online to offline, maka Pertamina melakukan inovasi dan beradaptasi untuk bisnis model Bright Store.
“Pertamina optimis dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang super aktif dan dinamis, mempunyai mobilitas tinggi dan menghargai waktu sehingga semua kegiatan di lakukan dengan cepat dan praktis,” ujar Iin Febrian.
Lihat Juga :