Istana Bahas Program Makan Siang Gratis, Menko PMK: Antisipasi Jaga Kesinambungan

Selasa, 27 Februari 2024 - 14:46 WIB
loading...
Istana Bahas Program...
Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan, pembahasan program makan siang gratis di Istana bertujuan agar ada kesinambungan antara program tahun 2024 dan tahun 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan, pembahasan program makan siang gratis di Istana bertujuan agar ada kesinambungan antara program tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Juga: Sri Mulyani Soal Anggaran Program Makan Siang Gratis: Kita Lihat Pagu Indikatif

Makan siang gratis diketahui merupakan program dari pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuminga Raka. Diketahui, keduanya saat ini unggul dalam perhitungan real count Pilpres 2024.

“Itu untuk jaga-jaga saja, antisipasi saja itu. Agar ada kesinambungan antara program yang sudah ada tahun 2024 nanti tidak putus pada tahun 2025,” katanya di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga: Makan Siang Gratis Pasti Masuk APBN 2025, Bahlil Sebut Anggaran Negara Cukup

Lebih lanjut, Muhadjir menjelaskan, bahwa program makan siang gratis nantinya juga bisa diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan. “Dan itu kan masih nanti ada bisa juga diatur di dalam APBNP kan.”

“APBN Perubahan kan kalau memang nanti harus berubah syukur-syukur kalau enggak berubah memang dirancang kan biar kompatibel aja, biar berkesinambungan dari APBN sebelumnya dengan APBN berikutnya. Sehingga proses transisi itu tidak harus kayak ada apa ada pembatasan gitu. Ini smooth aja,” jelasnya.

Muhadjir pun menegaskan, bahwa pembahasan program makan siang gratis tidak terlalu dini, meskipun belum ada penetapan pemenang Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Diketahui, rekapitulasi penghitungan suara dilakukan pada 15 Februari hingga 20 Maret 2024.

Sementara untuk penetapan hasil Pemilu akan dilakukan paling 3 hari setelah pemberitahuan Mahkamah Konstitusi (MK) atau 3 hari setelah putusan MK terkait sengketa Pemilu. “Ndak itu kan masih dalam pembahasan, juga belum diketok oleh DPR. Masih pembahasan kok,” ujar Muhadjir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MBG hingga 8 September...
MBG hingga 8 September 2025 Sudah Habiskan Anggaran Rp13 T, Berikut Rinciannya
Kebutuhan MBG Setiap...
Kebutuhan MBG Setiap Harinya: Beras 6 Ribu Ton, Daging dan Sayur Capai 9.000 Ton per Hari
Penerima MBG Ditarget...
Penerima MBG Ditarget Capai 20 Juta Orang Sebelum 17 Agustus, Akhir Tahun 82,9 Juta
Realisasi Anggaran Program...
Realisasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis per Juni 2025 Capai Rp5 Triliun
Prabowo Ingin Meniru...
Prabowo Ingin Meniru Kesuksesan Brasil Jalankan Makan Bergizi Gratis
Singgung Soal SDM Indonesia,...
Singgung Soal SDM Indonesia, Menko PMK Pratikno: Mayoritas Masih Low Quality
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
Rekomendasi
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
Menko Airlangga: Anggaran...
Menko Airlangga: Anggaran Makan Siang Gratis Diambil dari Dana BOS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved