alexametrics

BI 7DRR Naik untuk Redam Peningkatan Volatilitas Rupiah

loading...
BI 7DRR Naik untuk Redam Peningkatan Volatilitas Rupiah
BI 7DRR naik untuk meredam peningkatan volatilitas rupiah. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan sudah tepat dalam rangka meredam peningkatan volatilitas nilai tukar rupiah, di tengah meningkatnya risiko contagion effect dari anjloknya nilai tukar lira Turki.

"Selain itu, pengetatan kebijakan moneter BI tersebut diharapkan dapat menekan pelebaran defisit transaksi berjalan pada kuartal II 2018 yang mencapai 3,04% terhadap PDB," ujar Josua saat dihubungi SINDOnews, Rabu (15/8/2018).

Namun demikian, kebijakan BI dalam rangka menekan defisit transaksi berjalan diharapkan dikombinasikan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong penerimaan ekspor dari sektor pariwisata, upaya pembatasan impor barang-barang yang non-produktif, serta penerapan kewajiban B-20 yang dapat diimplementasikan dalam jangka pendek ini.



"Jika kombinasi kebijakan fiskal dan moneter ini efektif diperkirakan akan memberikan confidence bagi pelaku pasar. Sehingga akan menahan keluarnya dana asing dari pasar keuangan yang akan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah," imbuh dia.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak