BRI Pastikan Video Viral Uang Hilang untuk Serangan Bansos Adalah Hoax
Jum'at, 26 April 2024 - 18:20 WIB
loading...
Terkait video viral uang hilang di BRI adalah efek dari pemilu untuk serangan bansos, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas
A
A
A
JAKARTA - Sebelumnya akun media sosial (Instagram, Tiktok, Facebook) Rama News (@ramanews) pada 23 April 2024 mengunggah sebuah video yang diambil dari akun TikTok widia_pengamatpolitik dengan narasi bahwa adanya kejadian nasabah BRI yang kehilangan uang merupakan efek dari pemilu yang membutuhkan uang untuk serangan-serangan bansos dan juga untuk membantu pemerintah yang merusak demokrasi.
Pada video yang viral di media sosial dan beredar di Whatsapp Group tersebut, pengunggah juga mengajak masyarakat untuk menarik uangnya yang ada di BRI dan menyimpannya sendiri. BRI memastikan video yang tengah viral di media sosial terkait “Uang Hilang di BRI adalah efek dari Pemilu untuk Serangan Bansos” adalah tidak benar dan tidak berdasar.
Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa perseroan
akan mengambil langkah tegas terkait hal ini karena mencederai reputasi BRI.
“BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait, karena konten berisi informasi yang menyesatkan, merusak citra BRI dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya, Jumat (2/4/2024).
BRI menghimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan sosial media secara positif dan tidak mudah termakan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pada video yang viral di media sosial dan beredar di Whatsapp Group tersebut, pengunggah juga mengajak masyarakat untuk menarik uangnya yang ada di BRI dan menyimpannya sendiri. BRI memastikan video yang tengah viral di media sosial terkait “Uang Hilang di BRI adalah efek dari Pemilu untuk Serangan Bansos” adalah tidak benar dan tidak berdasar.
Terkait dengan hal tersebut, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa perseroan
akan mengambil langkah tegas terkait hal ini karena mencederai reputasi BRI.
“BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait, karena konten berisi informasi yang menyesatkan, merusak citra BRI dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya, Jumat (2/4/2024).
BRI menghimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan sosial media secara positif dan tidak mudah termakan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Lihat Juga :