Ratusan Ibu-ibu Antusias Ikut Edukasi Pasar Modal di Kota Malang
Jum'at, 01 Maret 2024 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
"Bursa saham Indonesia terbesar di kawasan ASEAN, sudah waktunya orang Indonesia yang ikut banyak lagi. Supaya selesai kegiatan ini bisa melindungi diri dan keluarga, bisa jadi investor, dan ikut menikmati pertumbuhan pasar modal kita. Nanti yang ada di sini menyampaikan ke ibu-ibu yang ada di Malang lainnya mengedukasi," ujar Jeffrey Hendrik, saat memberikan sambutan, pada Kamis sore (29/2/2024).
Sosialisasi ini juga disebut Jeffrey, memberikan perlindungan ke masyarakat karena saat ini marak adanya penipuan berkedok investasi. Di tengah mulai potensi pasar modal Indonesia yang bisa tumbuh dari Rp 7 triliun hingga triliunan rupiah.
"Banyak penipuan berkedok investasi. Waktu awal covid, tiap hari ngangkatin penipu, tapi korban tetap berjatuhan, agar ibu-ibu punya cara sendiri investasi benar dan investasi yang bodong seperti apa, melindungi keuangan keluarga, supaya keuangan menjadi bertumbuh dan jadi sejahtera," jelasnya.
Sementara itu, Winarti ibu asal Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang menyatakan, tertarik mengikuti sosialisasi investasi di pasar modal karena banyaknya isu perihal penipuan dan kerugian, akibat investasi dari pihak-pihak tak bertanggungjawab.
"Dari sana (adanya penipuan - penipuan) membuat kami itu tertarik pengen tahu, kayak apa sih itu investasi, bagaimana resikonya, kalau untuk ibu-ibu rumah tangga kayak saya, apa bisa ikut," ujar Winarti.
Sosialisasi ini juga disebut Jeffrey, memberikan perlindungan ke masyarakat karena saat ini marak adanya penipuan berkedok investasi. Di tengah mulai potensi pasar modal Indonesia yang bisa tumbuh dari Rp 7 triliun hingga triliunan rupiah.
"Banyak penipuan berkedok investasi. Waktu awal covid, tiap hari ngangkatin penipu, tapi korban tetap berjatuhan, agar ibu-ibu punya cara sendiri investasi benar dan investasi yang bodong seperti apa, melindungi keuangan keluarga, supaya keuangan menjadi bertumbuh dan jadi sejahtera," jelasnya.
Sementara itu, Winarti ibu asal Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang menyatakan, tertarik mengikuti sosialisasi investasi di pasar modal karena banyaknya isu perihal penipuan dan kerugian, akibat investasi dari pihak-pihak tak bertanggungjawab.
"Dari sana (adanya penipuan - penipuan) membuat kami itu tertarik pengen tahu, kayak apa sih itu investasi, bagaimana resikonya, kalau untuk ibu-ibu rumah tangga kayak saya, apa bisa ikut," ujar Winarti.
Lihat Juga :