Sinergi BUMN Karya Hubungkan Papua lewat Jembatan Youtefa
Kamis, 13 Agustus 2020 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Youtefa ini menjadi salah satu solusi permasalahan kepadatan penduduk di sana.
“Jembatan ikonik ini sepenuhnya merupakan hasil karya anak bangsa dan kami sangat bangga dapat terlibat dalam pembangunannya. Tentu kehadiran jembatan ini memberikan manfaat yang sangat banyak. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah waktu tempuh dari Kota Jayapura jika ingin menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw akan lebih cepat menjadi hanya sekitar 30-45 menit saja, dari semula 1,5 hingga 2 jam. Seperti kita tau Skouw juga menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan,” pungkas Novias menjelaskan.
Jembatan Youtefa membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter. Jembatan tersebut dihiasi oleh dua buah pelengkung baja berwarna merah dan terlihat megah. Selain menjadi ikon baru Kota Jayapura, jembatan ini juga merupakan simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.
Dengan warna merah mencolok, pembangunan jembatan ini sempat meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekor pemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang.
Teteng marsudi, pedagang asal Ponorogo yang menetap di Papua merasa senang atas kehadiran Jembatan Youtefa. Kini ia tak membutuhkan waktu lama untuk menuju perbatasan Skouw, tempat ia berjualan sehari-hari.
“Jembatan ikonik ini sepenuhnya merupakan hasil karya anak bangsa dan kami sangat bangga dapat terlibat dalam pembangunannya. Tentu kehadiran jembatan ini memberikan manfaat yang sangat banyak. Salah satu manfaat yang paling terlihat adalah waktu tempuh dari Kota Jayapura jika ingin menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw akan lebih cepat menjadi hanya sekitar 30-45 menit saja, dari semula 1,5 hingga 2 jam. Seperti kita tau Skouw juga menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan,” pungkas Novias menjelaskan.
Jembatan Youtefa membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter. Jembatan tersebut dihiasi oleh dua buah pelengkung baja berwarna merah dan terlihat megah. Selain menjadi ikon baru Kota Jayapura, jembatan ini juga merupakan simbol pertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur.
Dengan warna merah mencolok, pembangunan jembatan ini sempat meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekor pemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang.
Teteng marsudi, pedagang asal Ponorogo yang menetap di Papua merasa senang atas kehadiran Jembatan Youtefa. Kini ia tak membutuhkan waktu lama untuk menuju perbatasan Skouw, tempat ia berjualan sehari-hari.