Geber Program Biomassa, PLN EPI Tanam 100.000 Bibit Tanaman Energi
Selasa, 05 Maret 2024 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Di tahap awal PLN EPI menanaman sebanyak 50.000 bibit tanaman energi. Kemudian, dilanjutkan pada 22 Februari 2024 dengan penanaman kembali sebanyak 50.000 bibit, sehingga total bibit tanaman energi yang telah ditanam sampai dengan saat ini mencapai sebanyak 100.000 pohon.
"Jenis pohon yang ditanam antaranya gamal, kaliandra merah, indigofera dan gmelina dengan total tanaman 50.000 bibit. Rinciannya, 6.200 bibit gamal, 22.400 bibit indigofera, 7.200 bibit gmelina dan 14.200 bibit kaliandra merah," papar Iwan.
Baca Juga: Sudan Tidak Keberatan Rusia Bangun Pangkalan Angkatan Laut
Sebanyak 50.000 bibit dibagikan untuk dua kelurahan di mana masing-masing mendapatkan 25.000 bibit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.000 bibit ditanam di Tanah Kas Desa dan Sultan Ground seluas 30 ha dengan kerapatan tanaman 1 meter antar-pohon. Sebanyak 10.000 bibit ditanam di ladang atau pekarangan warga.
Program Desa Berdaya Energi ini, kata Iwan, juga secara aktif melibatkan masyarakat. Program penanaman ini, jelas dia, memiliki manfaat bagi perekonomian masyarakat di mana daun tanaman energi dapat digunakan untuk pakan ternak, sementara sebagian rantingnya setelah 3 tahun penanaman akan dijual ke PLN EPI sebagai biomassa.
"Jenis pohon yang ditanam antaranya gamal, kaliandra merah, indigofera dan gmelina dengan total tanaman 50.000 bibit. Rinciannya, 6.200 bibit gamal, 22.400 bibit indigofera, 7.200 bibit gmelina dan 14.200 bibit kaliandra merah," papar Iwan.
Baca Juga: Sudan Tidak Keberatan Rusia Bangun Pangkalan Angkatan Laut
Sebanyak 50.000 bibit dibagikan untuk dua kelurahan di mana masing-masing mendapatkan 25.000 bibit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15.000 bibit ditanam di Tanah Kas Desa dan Sultan Ground seluas 30 ha dengan kerapatan tanaman 1 meter antar-pohon. Sebanyak 10.000 bibit ditanam di ladang atau pekarangan warga.
Program Desa Berdaya Energi ini, kata Iwan, juga secara aktif melibatkan masyarakat. Program penanaman ini, jelas dia, memiliki manfaat bagi perekonomian masyarakat di mana daun tanaman energi dapat digunakan untuk pakan ternak, sementara sebagian rantingnya setelah 3 tahun penanaman akan dijual ke PLN EPI sebagai biomassa.
Lihat Juga :