Harga Beras Mahal, Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Naik Jadi Rp55.000 per Jiwa
Jum'at, 08 Maret 2024 - 20:42 WIB
loading...
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia telah menetapkan besaran zakat fitrah 2024. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia telah menetapkan besaran zakat fitrah 2024 sebesar Rp55.000 per jiwa atau beras seberat 2,5 kilogram.
Ketua BAZNAS, KH Noor Achmad mengatakan besaran nilai uang untuk zakat fitrah 2024 dikarenakan adanya peningkatan harga beras di pasaran yang mencapai Rp21 ribu per kilogram.
"Kemarin kita sudah tetapkan beras 2,5 kg untuk uang Rp45.000. Tapi karena perkembangan naiknya harga beras maka kita naikkan menjadi Rp55.000,"kata Noor kepada wartawan usai acara Tarhib Ramadhan bersama 3000 Da'i di
Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024). "Kalau nanti (beras) turun nanti kita turunkan lagi," sambungnya.
Baca Juga: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Lengkap Arab dan Terjemahan
Pada kesempatan itu, Baznas menyalurkan sembako pangan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) kepada 3000 Da'i di 4 provinsi di Indonesia. Dia pun berharap agar ribuan da'i dapat ikut membantu literasi tentang zakat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Ketua BAZNAS, KH Noor Achmad mengatakan besaran nilai uang untuk zakat fitrah 2024 dikarenakan adanya peningkatan harga beras di pasaran yang mencapai Rp21 ribu per kilogram.
"Kemarin kita sudah tetapkan beras 2,5 kg untuk uang Rp45.000. Tapi karena perkembangan naiknya harga beras maka kita naikkan menjadi Rp55.000,"kata Noor kepada wartawan usai acara Tarhib Ramadhan bersama 3000 Da'i di
Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2024). "Kalau nanti (beras) turun nanti kita turunkan lagi," sambungnya.
Baca Juga: Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga Lengkap Arab dan Terjemahan
Pada kesempatan itu, Baznas menyalurkan sembako pangan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) kepada 3000 Da'i di 4 provinsi di Indonesia. Dia pun berharap agar ribuan da'i dapat ikut membantu literasi tentang zakat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Lihat Juga :