Menilik Arah IHSG Saat Ramadan, Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.200-7.400
Minggu, 10 Maret 2024 - 12:52 WIB
loading...
Menyambut pekan pendek, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran aksi profit taking. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perdagangan bursa saham akan berlangsung selama tiga hari pada pekan depan menyusul libur dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946. Awal pekan depan juga akan berlangsung bulan Ramadan .
Baca Juga: IHSG Sepekan Menguat 0,96%, Sentuh All Time High di Awal Maret
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran aksi profit taking.Secara teknikal ini juga terekam dalam indikator Stochastic RSI yang menunjukkan IHSG berada di area overbought alias jenuh beli.
“Kami memperkirakan IHSG tidak akan reli terlalu tinggi selama Ramadan. Indeks masih akan konsolidasi di area 7.200 - 7.400-an,” kata Financial Educator Sucor Sekuritas, Alfredo Jason Kusuma, kepada IDX Channel dikutip Minggu (10/3/2024).
Jason melihat indeks sudah kehilangan tenaga usai menemui level ATH, seiring tekanan jual saham-saham penggerak indeks. Baca Juga: 10 Saham Top Gainers Sepekan, NICE Melonjak 30,87%
“IHSG memang sempat menyentuh all-time high baru, tapi bisa dibilang gagal mempertahankan level tersebut, dan cenderung bakal ditutup di bawah level itu,” paparnya.
Dari sisi investor asing, data RTI Business menunjukkan asing melakukan profit-taking di seluruh pasar dalam jumlah signifikan sebesar Rp959,12 miliar dalam sepekan. Namun, akumulasi asing masih mencatatkan net-buy Rp7,30 triliun dalam sebulan terakhir.
Baca Juga: IHSG Sepekan Menguat 0,96%, Sentuh All Time High di Awal Maret
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran aksi profit taking.Secara teknikal ini juga terekam dalam indikator Stochastic RSI yang menunjukkan IHSG berada di area overbought alias jenuh beli.
“Kami memperkirakan IHSG tidak akan reli terlalu tinggi selama Ramadan. Indeks masih akan konsolidasi di area 7.200 - 7.400-an,” kata Financial Educator Sucor Sekuritas, Alfredo Jason Kusuma, kepada IDX Channel dikutip Minggu (10/3/2024).
Jason melihat indeks sudah kehilangan tenaga usai menemui level ATH, seiring tekanan jual saham-saham penggerak indeks. Baca Juga: 10 Saham Top Gainers Sepekan, NICE Melonjak 30,87%
“IHSG memang sempat menyentuh all-time high baru, tapi bisa dibilang gagal mempertahankan level tersebut, dan cenderung bakal ditutup di bawah level itu,” paparnya.
Dari sisi investor asing, data RTI Business menunjukkan asing melakukan profit-taking di seluruh pasar dalam jumlah signifikan sebesar Rp959,12 miliar dalam sepekan. Namun, akumulasi asing masih mencatatkan net-buy Rp7,30 triliun dalam sebulan terakhir.
Lihat Juga :