Perpres Karbon Dinilai Jadi Investasi Strategis Dorong Energi Hijau
Rabu, 13 Maret 2024 - 21:00 WIB
loading...
Head of ICAEW Indonesia Conny Siahaan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya menangani isu perubahan iklim dan mempercepat transisi menuju ekonomi berkelanjutan. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon dinilai menjadi langkah investasi strategis Indonesia dalam sektor energi bersih.
"Masyarakat juga dapat memahami pentingnya penerapan Peraturan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2024 tentang penangkapan dan penyimpanan karbon ini," ujar Head of ICAEW Indonesia Conny Siahaan, di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga: Soal Perubahan Iklim dan Karbon, Perlu Penguatan Regulasi
Menurut dia dengan meningkatnya permintaan global akan energi terbarukan, negara-negara yang memimpin dalam pengembangan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon akan mendapatkan keuntungan kompetitif yang signifikan.
Dia mengatakan berbekal sumber daya alamnya yang melimpah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam inovasi ini, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Tidak hanya itu, pengembangan infrastruktur untuk penangkapan dan penyimpanan karbon akan membuka peluang investasi yang luas, baik dari sektor swasta maupun lembaga keuangan internasional," kata dia.
Melalui kemitraan yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, tuturnya, Indonesia dapat mempercepat adopsi teknologi ini dan menciptakan ekosistem bisnis yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Masyarakat juga dapat memahami pentingnya penerapan Peraturan Presiden RI Nomor 14 Tahun 2024 tentang penangkapan dan penyimpanan karbon ini," ujar Head of ICAEW Indonesia Conny Siahaan, di Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Baca Juga: Soal Perubahan Iklim dan Karbon, Perlu Penguatan Regulasi
Menurut dia dengan meningkatnya permintaan global akan energi terbarukan, negara-negara yang memimpin dalam pengembangan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon akan mendapatkan keuntungan kompetitif yang signifikan.
Dia mengatakan berbekal sumber daya alamnya yang melimpah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam inovasi ini, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Tidak hanya itu, pengembangan infrastruktur untuk penangkapan dan penyimpanan karbon akan membuka peluang investasi yang luas, baik dari sektor swasta maupun lembaga keuangan internasional," kata dia.
Melalui kemitraan yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, tuturnya, Indonesia dapat mempercepat adopsi teknologi ini dan menciptakan ekosistem bisnis yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Lihat Juga :