PIS Kantongi Pembiayaan Syariah dari BSI Rp705 Miliar
Sabtu, 16 Maret 2024 - 16:30 WIB
loading...
Pertamina International Shipping mengantongi pembiayaan syariah dari BSI sebesar USD47 juta. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) menandatangani fasilitas pembiayaan syariah dengan skema Ijarrah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Dari akad tersebut, PIS mendapatkan fasilitas pembiayaan berdasar prinsip IMBT senilai USD47 juta atau sekira Rp705 miliar (kurs Rp15.000 per USD), dengan jangka waktu 84 bulan.
"Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada BSI untuk upaya pengembangan bisnis PIS dalam bentuk fasilitas pinjaman. Kurang dari satu minggu, ternyata PIS dan BSI bisa menyepakati perjanjian ini dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut," ujar CEO PIS Yoki Firnandi, dikutip Sabtu (16/3/2024).
Baca Juga: Harga BBM Pertamina dan SPBU Swasta Hari Ini, Siapa Termurah?
Fasilitas pinjaman skema IMBT ini, jelas dia, merupakan yang pertama kali terlaksana di Pertamina Group. "Mudah-mudahan langkah ini bisa berlanjut ke depannya sebagai alternatif pendanaan," tuturnya.
Yoki mengatakan, PIS terus tumbuh berkembang secara signifikan. Pendapatan perusahaan tercatat bertumbuh menjadi USD3,3 miliar di 2023, dan mendorong capaian laba tertinggi dalam sejarah PIS yakni sebesar USD330 juta. Dalam 10 tahun ke depan, Yoki menargetkan pendapatan PIS bisa menyentuh angka USD9 miliar.
"Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada BSI untuk upaya pengembangan bisnis PIS dalam bentuk fasilitas pinjaman. Kurang dari satu minggu, ternyata PIS dan BSI bisa menyepakati perjanjian ini dan saya sangat mengapresiasi hal tersebut," ujar CEO PIS Yoki Firnandi, dikutip Sabtu (16/3/2024).
Baca Juga: Harga BBM Pertamina dan SPBU Swasta Hari Ini, Siapa Termurah?
Fasilitas pinjaman skema IMBT ini, jelas dia, merupakan yang pertama kali terlaksana di Pertamina Group. "Mudah-mudahan langkah ini bisa berlanjut ke depannya sebagai alternatif pendanaan," tuturnya.
Yoki mengatakan, PIS terus tumbuh berkembang secara signifikan. Pendapatan perusahaan tercatat bertumbuh menjadi USD3,3 miliar di 2023, dan mendorong capaian laba tertinggi dalam sejarah PIS yakni sebesar USD330 juta. Dalam 10 tahun ke depan, Yoki menargetkan pendapatan PIS bisa menyentuh angka USD9 miliar.
Lihat Juga :