Dukung Net Zero Carbon, Bank OCBC Kucurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp32 T di 2023
Selasa, 19 Maret 2024 - 08:31 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu OCBC telah membukukan laba bersih Rp4,1 triliun untuk tahun buku 2023. Angka tersebut naik 20% secara tahunan dari yang sebelumnya sebesar Rp3,3 triliun di tahun 2022. Kinerja keuangan itu didorong oleh pertumbuhan kredit 12% YoY menjadi sebesar Rp154,1 triliun.
Menurut perseroan, kualitas kredit terjaga dengan baik di mana rasio NPL bruto turun menjadi 1,6%. Sebagai hasilnya, rasio imbal hasil ekuitas (ROE) meningkat menjadi 12% pada akhir tahun 2023 dengan total aset bank sebesar Rp250 triliun.
Menurut perseroan, likuiditas OCBC Indonesia juga berada di posisi yang sehat dengan liquidity coverage ratio (LCR) sebesar 206,2%, di atas ketentuan regulator.
Sementara total simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) meningkat 3% menjadi Rp181,8 triliun. Pertumbuhan DPK ini didukung oleh CASA atau giro dan tabungan, sehingga rasio CASA terhadap total DPK meningkat menjadi 55,8%.
Menurut perseroan, kualitas kredit terjaga dengan baik di mana rasio NPL bruto turun menjadi 1,6%. Sebagai hasilnya, rasio imbal hasil ekuitas (ROE) meningkat menjadi 12% pada akhir tahun 2023 dengan total aset bank sebesar Rp250 triliun.
Menurut perseroan, likuiditas OCBC Indonesia juga berada di posisi yang sehat dengan liquidity coverage ratio (LCR) sebesar 206,2%, di atas ketentuan regulator.
Sementara total simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) meningkat 3% menjadi Rp181,8 triliun. Pertumbuhan DPK ini didukung oleh CASA atau giro dan tabungan, sehingga rasio CASA terhadap total DPK meningkat menjadi 55,8%.
(akr)
Lihat Juga :