Harga Emas Bakal Naik Lagi, Negara-negara Ini Paling Getol Membeli
Kamis, 21 Maret 2024 - 12:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Anies-Cak Imin Resmi Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK
Setelah China, permintaan konsumen terhadap emas di India juga merupakan salah satu yang terbesar di dunia, terutama selama musim pernikahan yang biasanya berlangsung dari bulan Oktober hingga Desember, dan antara bulan Januari dan Maret.
"Emas selalu merupakan bentuk hadiah bernilai tertinggi yang dapat Anda berikan kepada seseorang di India. Ini adalah bagian besar dari musim pernikahan," kata Smallwood.
Meskipun permintaan perhiasan India terus meningkat secara signifikan, WGC menyebut harga emas yang lebih mahal di negara itu mengurangi pengeluaran untuk membeli logam mulia itu. Permintaan konsumsi perhiasan emas India tercatat turun 6% menjadi 562,3 ton pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, investasi India pada emas batangan dan koin tumbuh 7% (YoY). Permintaan emas oleh bank sentral di negara tersebut juga terus meningkat, dengan Reserve Bank of India membeli 8,7 ton emas pada bulan Januari, menandai pembelian bulanan tertinggi sejak Juli 2022.
Selain China dan India, permintaan emas oleh konsumen Turki tahun lalu juga naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2022. Inflasi yang tiada henti, terbatasnya alternatif investasi dan ketidakpastian politik dalam negeri pada masa pemilihan presiden dinilai sebagai faktor pendorong masyarakat Turki memilih logam mulia itu.
Setelah China, permintaan konsumen terhadap emas di India juga merupakan salah satu yang terbesar di dunia, terutama selama musim pernikahan yang biasanya berlangsung dari bulan Oktober hingga Desember, dan antara bulan Januari dan Maret.
"Emas selalu merupakan bentuk hadiah bernilai tertinggi yang dapat Anda berikan kepada seseorang di India. Ini adalah bagian besar dari musim pernikahan," kata Smallwood.
Meskipun permintaan perhiasan India terus meningkat secara signifikan, WGC menyebut harga emas yang lebih mahal di negara itu mengurangi pengeluaran untuk membeli logam mulia itu. Permintaan konsumsi perhiasan emas India tercatat turun 6% menjadi 562,3 ton pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Meskipun demikian, investasi India pada emas batangan dan koin tumbuh 7% (YoY). Permintaan emas oleh bank sentral di negara tersebut juga terus meningkat, dengan Reserve Bank of India membeli 8,7 ton emas pada bulan Januari, menandai pembelian bulanan tertinggi sejak Juli 2022.
Selain China dan India, permintaan emas oleh konsumen Turki tahun lalu juga naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2022. Inflasi yang tiada henti, terbatasnya alternatif investasi dan ketidakpastian politik dalam negeri pada masa pemilihan presiden dinilai sebagai faktor pendorong masyarakat Turki memilih logam mulia itu.
(fjo)
Lihat Juga :