INKOWAPI dan SAHARA Kolaborasi Ciptakan Peluang Kemandirian Usaha
Jum'at, 29 Maret 2024 - 13:08 WIB
loading...
INKOWAPI dan SAHARA meluncurkan SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Berbasis pemberdayaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) kembali membangkitkan upaya penciptaan wirausaha baru di sektor usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ). Bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) dan Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA) berkolaborasi menciptakan peluang kemandirian usaha melalui SAHARA Preneur Program atau SPP.
Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia Wisnu W Pettalolo menegaskan ekosistem usaha sektor UMKM sangat potensial membuka peluang besar dalam menciptakan kewirausahaan secara mandiri.
“SAHARA Preneur merupakan program yang kongkret dalam menggerakkan sektor UMKM untuk menjawab tantangan wirausaha,” tegas Wisnu dalam acara launching SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Sahara dan Inkowapi Perkuat Pembinaan 50.000 Warung dan UKM Kuliner Se-Jabodetabek
Fokus SAHARA Preneur tak lain adalah pemberdayaan masyarakat, baik di tingkat wilayah pemukiman hingga ke level provinsi. Prioritaskan utama program entrepreneur ini adalah pelatihan dan pendampingan, memperluas inkubasi bisnis, dukungan teknologi dan inovasi berkelanjutan serta dan mempermudah akses permodalan.
CEO SAHARA Preneur Farah Savira menerangkan bahwa program ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan para wirausahawan yang berdaya saing global.
"Kolaborasi ini bertujuan memperkuat, memperluas dan membantu kesempatan para pelaku UMKM dalam mewujudkan impian mencapai kesuksesan berbisnis," terang wanita yang juga memiliki jabatan Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) ini.
Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia Wisnu W Pettalolo menegaskan ekosistem usaha sektor UMKM sangat potensial membuka peluang besar dalam menciptakan kewirausahaan secara mandiri.
“SAHARA Preneur merupakan program yang kongkret dalam menggerakkan sektor UMKM untuk menjawab tantangan wirausaha,” tegas Wisnu dalam acara launching SAHARA Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Sahara dan Inkowapi Perkuat Pembinaan 50.000 Warung dan UKM Kuliner Se-Jabodetabek
Fokus SAHARA Preneur tak lain adalah pemberdayaan masyarakat, baik di tingkat wilayah pemukiman hingga ke level provinsi. Prioritaskan utama program entrepreneur ini adalah pelatihan dan pendampingan, memperluas inkubasi bisnis, dukungan teknologi dan inovasi berkelanjutan serta dan mempermudah akses permodalan.
CEO SAHARA Preneur Farah Savira menerangkan bahwa program ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan para wirausahawan yang berdaya saing global.
"Kolaborasi ini bertujuan memperkuat, memperluas dan membantu kesempatan para pelaku UMKM dalam mewujudkan impian mencapai kesuksesan berbisnis," terang wanita yang juga memiliki jabatan Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) ini.
Lihat Juga :