NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC

Jum'at, 15 Mei 2026 - 17:30 WIB
loading...
NHM Dorong Pembelajaran...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Kedekatan antara dunia industri dan akademisi terasa begitu hangat dalam gelaran Study Club 2: “Introduction of Hydrothermal Alteration” yang diadakan oleh Divisi Learning SEG UNPAD SC, Rabu (6/5/2026). Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Geologi (FTG) Universitas Padjadjaran (UNPAD), PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) hadir bukan sekadar sebagai pemateri, melainkan sebagai "kakak kelas" dan mitra yang peduli pada pengembangan generasi penerus. Semangat berbagi ini semakin nyata saat NHM menyerahkan hibah spesimen batuan asli dari area Tambang Emas Gosowong. Langkah ini merupakan bentuk dedikasi Perusahaan untuk membawa realita industri ke dalam ruang kelas, memastikan mahasiswa dapat menyentuh dan mempelajari langsung bukti kekayaan alam Indonesia sebagai bekal riset dan pembelajaran mereka di masa depan.

Kegiatan berlangsung Rabu, 6 Mei 2026, di Bale Rucita Gedung Rektorat UNPAD. Dipandu oleh Dr. Aton Patonah, S.T., M.T., selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu FTG UNPAD sebagai Moderator. Dalam sambutannya, Aton menyampaikan apresiasi kepada NHM yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung di tengah padatnya aktivitas operasional perusahaan. “Kami berterima kasih atas partisipasi NHM, tentu tidak mudah menghadirkan praktisi industri di tengah kesibukan operasional. Ini juga membuktikan bahwa koneksi alumni sangat penting sebagai jembatan kolaborasi kampus dengan dunia kerja,” ucapnya.

Kolaborasi ini menghadirkan tiga praktisi senior NHM yang membagikan pengalaman langsung mengenai operasional pertambangan dari berbagai sudut pandang teknis. Bahrudin Abiad, Manajer Tambang Bawah Tanah Kencana, mengawali sesi dengan memaparkan studi komparatif praktik terbaik operasional tambang bawah tanah di Gosowong. Paparan kemudian dilanjutkan oleh Rendy Nurdianto, Manajer Eksplorasi NHM, yang menjelaskan karakteristik alterasi hidrotermal pada endapan epitermal melalui studi kasus Tambang Emas Gosowong. Sementara itu, Dharma Irwanda, Superintendent Geologi NHM, melengkapi rangkaian materi dengan menekankan pentingnya akurasi pengeboran sebagai salah satu faktor kunci dalam keberhasilan eksplorasi mineral hingga proses penambangan.

Tidak hanya berbagi materi, NHM menyerahkan hibah batuan ubahan (altered rock) beserta contoh mineralisasi yang berasal dari batuan sekitar deposit Gosowong Vein. Spesimen tersebut merupakan batuan penciri atau indikator adanya mineralisasi emas ekonomis di deposit Gosowong. Hibah ini menjadi bentuk dukungan konkret agar mahasiswa dapat memahami konsep alterasi hidrotermal secara lebih nyata.

“Dengan adanya sampel altered rock dan batuan mineralisasi dari Gosowong, mahasiswa bisa melihat langsung output dari aktivitas hidrotermal yang berhubungan dengan keterdapatan mineralisasi emas ekonomis. Ini menjadi bahan ajar yang ideal, sekaligus bisa dijadikan referensi indikator dalam memahami karakter zona ubahan dan model eksplorasi untuk potensi mineralisasi emas berikutnya,” ujar Rendy.

Sesi ini menjadi momen berharga bagi para mahasiswa untuk berdialog langsung dengan para praktisi, mengubah ruang kelas menjadi wadah diskusi yang hidup mengenai realita dan tantangan di industri pertambangan. Melalui kehadiran ini, NHM ingin menunjukkan kepeduliannya dalam merangkul calon-calon geolog masa depan. Lebih dari sekadar berbagi ilmu, NHM berkomitmen untuk terus merawat hubungan baik dengan dunia pendidikan demi membantu generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang kompeten, percaya diri, dan siap melangkah menuju dunia kerja.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Melalui NHM Peduli,...
Melalui NHM Peduli, NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang
NHM Kerahkan Tim Darurat,...
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
NHM Peduli dan Warga...
NHM Peduli dan Warga Dusun Kobok Bersama Bangun Fasilitas Air Bersih melalui Sistem Swakelola
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Gandeng LSP PPSDM Geominerba,...
Gandeng LSP PPSDM Geominerba, PT NHM Gelar Sertifikasi Juru Ledak II di Site Gosowong
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Rekomendasi
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved