Garuda Indonesia Lunasi Utang 50%, Masih Punya Tanggungan Rp76 T

Selasa, 02 April 2024 - 07:42 WIB
loading...
Garuda Indonesia Lunasi...
Garuda Indonesia berhasil melunasi utang mencapai 50%. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk mencatat penurunan utang secara signifikan pasca restrukturisasi keuangan sejak 2021 lalu. Hingga kini emiten bersandi saham GIAA itu membukukan penurunan utang sebesar 50 persen menjadi USD4,79 miliar atau setara Rp 76,38 triliun. Adapun, nominal utang Garuda Indonesia sebelumnya sebesar USD10,9 miliar atau setara Rp 173,8 triliun.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan, restrukturisasi utang mampu membawa perbaikan terhadap struktur keuangan, terutama setelah perusahaan menerima persetujuan damai alias homologasi dari kreditur pada 2022 lalu.

“Atas penurunan nilai utang hingga 50 persen yakni dari nilai utang yang sebelumnya USS10,9 miliar menjadi USD4,79 miliar,” ujar Irfan saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, ditulis Selasa (2/4/2024).

Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Rute Penerbangan Jakarta-Doha, Harga Tiket Mulai Rp7 Juta

Perusahaan terus melakukan pemenuhan kewajiban pembayaran utang melalui sejumlah skema, diantaranya melakukan pelunasan bertahap melalui arus kas operasional, melakukan konversi utang menjadi ekuitas baru, surat utang baru.

Lalu, tagihan utang lokal dan sukuk baru, konversi utang jangka panjang untuk kreditur Bank, BUMN dan anak perusahaan, serta melakukan pelunasan sebagian surat utang baru dan sukuk baru melalui tender offer.

“Kami tentunya berharap upaya pembayaran utang secara bertahap sesuai perjanjian perdamaian yang telah disepakati. Lalu, langkah akselerasi kinerja perusahaan yang dioptimalkan ini mampu mewujudkan fokus Garuda Indonesia sebagai bisnis yang sehat,” paparnya.

Baca Juga: Lebaran 2024, Garuda dan Citilink Ajukan 570 Penerbangan Tambahan

Meskipun, Irfan tidak memungkiri proses pemulihan ini membutuhkan waktu tidak sebentar, di tengah berbagai tantangan yang perlu dihadapi secara strategis oleh maskapai penerbangan nasional itu. Murutnya, aksi strategis atas pemulihan kinerja pasca restrukturisasi utang yang dibarengi dengan geliat pergerakan penumpang yang terus tumbuh, diharapkan semakin memperkokoh landasan bisnis entitas Garuda Indonesia secara grup.

“Untuk fokus dalam mengoptimalkan pendapatan usaha serta upaya pembukuan laba kinerja perusahaan secara berkelanjutan,” ucap Irfan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Sahabat Lolly Tagih...
Sahabat Lolly Tagih Utang Rp30,8 Juta, Diduga Uang Mengalir ke Vadel Badjideh
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Berita Terkini
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved