Keluar dari Rusia, Perusahaan Barat Boncos Lebih dari Rp1.681 Triliun

Minggu, 07 April 2024 - 06:42 WIB
loading...
A A A
Beberapa kesepakatan divestasi telah dibuat dengan biaya nominal hanya 1 rubel, seperti dalam kasus produsen mobil Prancis, Renault. Raksasa mobil itu meninggalkan Rusia pada Mei 2022 dan melaporkan write-down lebih dari USD2 miliar sebagai akibat dari penarikan dari pasar terbesar kedua.

Sementara itu, terkait tentang jumlah perusahaan yang sudah keluar dari Rusia sejak 2022 bervariasi. Yale School of Management menyebutkan, jumlahnya sekitar 1.000 perusahaan, sedangkan proyek Leave Russia KSE mengklaim bahwa hanya 372 yang sudah merampungkan kepergian mereka.

Di sisi lain disebutkan masih ada ratusan perusahaan asing yang terus beroperasi di negara itu, termasuk peritel asa Prancis, Auc. Banyak produsen barang-barang konsumen dan produk sehari-hari menahan diri untuk tidak meninggalkan pasar Rusia, dengan alasan bahwa warga sipil bergantung pada produk mereka.

Beberapa perusahaan juga mengakui bahwa pergi meninggalkan Moskow akan menghabiskan biaya terlalu banyak.

Moskow mengatakan, tidak akan menghalangi bisnis asing untuk pergi, tetapi hanya dengan persyaratannya. Beberapa menganggap penarikan perusahaan-perusahaan Barat sebagai peluang yang menguntungkan bagi perusahaan domestik, yang dapat memperluas portofolio mereka dengan mengakuisisi aset perusahaan yang keluar dan melanjutkan operasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Infografis
Pendapatan Arab Saudi...
Pendapatan Arab Saudi dari Pelaksanaan Haji Rp248,2 Triliun Per Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved