Mudik Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Bekasi-Solo Hanya Rp400 Ribu
Jum'at, 12 April 2024 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Manggala mengaku sangat terbantu dengan keberadaan booth pengisian baterai mobil listrik di sejumlah rest area. "Oh sangat terbantu, sudah cukup, cuma kurang banyak aaja. Saya udah sampai Madiun, Nganjuk, nggak ada masalah. Mobil saya MG4," tuturnya.
"Kalau kita mau yang gede-gede (daya pengisiannya), itu masih kurang. Kebanyakan yang 7 Kwh, kalau yang itu lama. Kayak di rumah aja gitu. Kalau disini kan ada yang 200, ada yang 150, ada yang 50, fast charging. Kalau ini cuma 20 Kwh," ujar Manggala.
Manggala sendiri hanya merogoh kocek senilai Rp100 ribu pada pengisian baterai mobilnya kali ini. Dia bahkan bisa mengontrol progres pengisian daya hanya lewat aplikasi mobile.
"Bayar, pakai program, sekarang kan banyak tuh ada SPKLU, ada Voltron, saya pakainya dua itu aja. Kalau dari 0 mobil saya fullnya 55 Kwh, kalau ngisi 40 Kwh dikali 2.500 aja. Rp100 ribuan," pungkasnya.
"Kalau kita mau yang gede-gede (daya pengisiannya), itu masih kurang. Kebanyakan yang 7 Kwh, kalau yang itu lama. Kayak di rumah aja gitu. Kalau disini kan ada yang 200, ada yang 150, ada yang 50, fast charging. Kalau ini cuma 20 Kwh," ujar Manggala.
Manggala sendiri hanya merogoh kocek senilai Rp100 ribu pada pengisian baterai mobilnya kali ini. Dia bahkan bisa mengontrol progres pengisian daya hanya lewat aplikasi mobile.
"Bayar, pakai program, sekarang kan banyak tuh ada SPKLU, ada Voltron, saya pakainya dua itu aja. Kalau dari 0 mobil saya fullnya 55 Kwh, kalau ngisi 40 Kwh dikali 2.500 aja. Rp100 ribuan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :