Malaysia Pangkas Subsidi BBM RON 95, Beban Anggaran Tembus Rp276 T

Rabu, 17 April 2024 - 21:50 WIB
loading...
Malaysia Pangkas Subsidi...
Pemerintah Malaysia akan terus mengurangi subsidi BBM untuk mengurangi beban anggaran. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Pemerintah Malaysia akan terus mengurangi subsidi bahan bakar minyak ( BBM ) tahun ini untuk mengurangi defisit fiskal. Bloomberg melaporkan langkah tersebut berada di jalur yang tepat untuk memusatkan bantuan kepada masyarakat miskin.

"Kami tetap berpegang teguh pada hal ini," ujar Menteri Ekonomi Malaysia Rafizi Ramli dikutip dari Malaymail, Rabu (17/4/2024).

Baca Juga: Perang Timur Tengah Memanas, Menteri ESDM Akui Sulit Tahan Subsidi BBM Tidak Bengkak

Sementara, parlemen Malasyia meminta pemerintah berhati-hati memangkas subsidi BBM yang berpotensi meningkatkan inflasi. Lebih lanjut negara ini bermaksud untuk menghapuskan subsidi menyeluruh untuk bensin RON 95.

Pemerintah Malaysia tahun lalu menghabiskan anggaran subsidi BBM RON 95 merupakan yang terbesar dari beban anggaran subsidi tahun lalu mencapai USD17 miliar atau setara Rp276 triliun. "Untuk mencapai target fiskal 4,3% sebuah jadwal tertentu harus dipatuhi. Kalau tidak, dolar dan sen akan hilang," kata Rafizi.

Rafizi mengumumkan program subsidi bensin RON 95 yang baru untuk menggantikan kebijakan blanket akan diperkenalkan tahun ini. Bloomberg melaporkan Ringgit terdepresiasi sekitar 4% tahun ini dan berada di dekat level terendah sejak krisis keuangan Asia pada 1998. Meskipun nilai Ringgit menurun, Rafizi optimistis tidak menurunkan minat investor asing menanamkan modalnya di Malaysia.

Baca Juga: Imbas Perang Iran vs Israel, Subsidi BBM dan LPG Bisa Membengkak hingga Rp213 Triliun

"Sejauh yang diketahui oleh kementerian ekonomi, kami tidak melihat fluktuasi Ringgit mulai berdampak negatif pada restrukturisasi jangka panjang kami," kata Rafizi. Rafizi menekankan bahwa kunci dari upaya ini adalah memberlakukan perubahan struktural dalam perekonomian.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Rekomendasi
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi Dimulai 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved