Brutal Menggempur Gaza, Israel Tercekik Utang Rp697 Triliun

Senin, 22 April 2024 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Israel pada 2023 mengumpulkan utang sekitar NIS 116 miliar, atau 72% dari total di dalam negeri dengan 25% dipinjam dari luar negeri dan sisanya dalam bentuk utang lokal yang tidak dapat diperdagangkan. Akibatnya, utang publik tumbuh 8,7% tahun lalu menjadi NIS 1,13 triliun, sebagian didorong oleh inflasi dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi, kata kementerian tersebut. Rasio beban bunga terhadap PDB tidak berubah tahun lalu pada 2,4%.

Baca Juga: Tank Amerika Seharga Rp162 Miliar Jadi Mangsa Drone Rusia Senilai Rp8 Juta

Dalam penurunan peringkat kredit menjadi A2, Moody's mengutip risiko-risiko politik dan fiskal yang material bagi negara ini dari perangnya dengan Hamas. Anggota parlemen sebulan yang lalu memberikan persetujuan akhir untuk anggaran negara 2024 yang telah diubah yang menambahkan puluhan miliar shekel untuk mendanai perang dengan Hamas, dengan pengeluaran tambahan untuk pertahanan dan kompensasi untuk rumah tangga dan bisnis yang dirugikan oleh pertempuran yang sedang berlangsung. Pengeluaran untuk tahun 2023-2024 meningkat sebesar NIS 100 miliar karena biaya perang, Bank of Israel mengatakan dalam sebuah laporan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Israel Lepas Ketergantungan...
Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Purbaya Ungkap Administrasi...
Purbaya Ungkap Administrasi di Danantara Hambat Restrukturisasi Utang Whoosh
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Rekomendasi
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved