Atasi Dampak Pandemi, Semua Perlu Berkolaborasi untuk Bangkit
Selasa, 18 Agustus 2020 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Kalau semua pemangku kepentingan kompak dan kuat bertahan selama wabah berlangsung, Indonesia akan mampu bangkit nanti pada 2021, dengan asumsi wabah sudah berlalu dan ekonomi tumbuh jauh lebih tinggi. (Baca juga: 75 Tahun merdeka, Politikus PPP Ingatkan Akses Kesehatan dan Pendidikan)
Memang tahun ini menjadi tahun paling berat bagi Indonesia karena, seperti kita tahu, Covid-19 merupakan krisis terbesar yang terjadi di dunia. Covid-19 tidak hanya merontokkan demand, pandemi ini juga telah merontokkan sisi supply production dan pasar dengan adanya lockdown yang menghentikan segala aktivitas.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengharapkan, pemerintah mempercepat implementasi kebijakan bagi dunia usaha dan UMKM. Selain itu, belanja anggaran pemerintah juga agar diperbesar dan dipercepat tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Untuk menjaga daya beli masyarakat melalui bantuan langsung tunai (BLT) dan Program Prakerja yang juga harus dipercepat,” desaknya. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Kemerdekaan)
Rosan mengatakan, hal lain yang juga sangat penting untuk diperhatikan adalah penyaluran kredit modal kerja bagi UMKM dan mikro agar dampak pandemi terhadap pengangguran dan perekonomian tidak semakin dalam. “Harus cepat untuk mengurangi kontraksi yang sangat besar di kuartal tiga nanti. Apabila tidak segera direalisasikan, proses recovery akan semakin panjang,” ujar Rosan. (Hafid Fuad/Kunthi Fahmar Sandy)
Memang tahun ini menjadi tahun paling berat bagi Indonesia karena, seperti kita tahu, Covid-19 merupakan krisis terbesar yang terjadi di dunia. Covid-19 tidak hanya merontokkan demand, pandemi ini juga telah merontokkan sisi supply production dan pasar dengan adanya lockdown yang menghentikan segala aktivitas.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani mengharapkan, pemerintah mempercepat implementasi kebijakan bagi dunia usaha dan UMKM. Selain itu, belanja anggaran pemerintah juga agar diperbesar dan dipercepat tujuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Untuk menjaga daya beli masyarakat melalui bantuan langsung tunai (BLT) dan Program Prakerja yang juga harus dipercepat,” desaknya. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Kemerdekaan)
Rosan mengatakan, hal lain yang juga sangat penting untuk diperhatikan adalah penyaluran kredit modal kerja bagi UMKM dan mikro agar dampak pandemi terhadap pengangguran dan perekonomian tidak semakin dalam. “Harus cepat untuk mengurangi kontraksi yang sangat besar di kuartal tiga nanti. Apabila tidak segera direalisasikan, proses recovery akan semakin panjang,” ujar Rosan. (Hafid Fuad/Kunthi Fahmar Sandy)
(ysw)
Lihat Juga :