Mengenal Aset Kripto fanC, Token Buat Kreator Konten
Rabu, 24 April 2024 - 21:32 WIB
loading...
Aset kripto token fanC akan resmi diperdagangkan di Indonesia. FOTO/iStock
A
A
A
JAKARTA - Aset kripto token fanC akan resmi diperdagangkan di Indonesia. Token tersebut mengadopsi teknologi blockchain yang mengembangkan teknologi internet terkini untuk pembuat konten, seperti NFT, Web2 dan Web3.
CEO fanC David Lee menjelaskan fanC adalah proyek yang menghubungkan platform sosial dari Web2 dan Web3 dengan memudahkan para pembuat konten dan pengguna untuk terhubung dan membentuk komunitas yang dinamis.
"Dengan fanC pembuat konten memiliki kepemilikan penuh atas karya mereka," ujarnya, Rabu (24/4/2024).
Baca Juga: Investasi Kripto Masih Menjanjikan di 2024, Investor Pemula Butuh Pelatihan
Platform tersebut juga menawarkan aplikasi CELEBe, yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam gulungan berdurasi pendek. CELEBe dilengkapi dengan sistem penghargaan W2E (Watch to Earn) dan C2E (Create to Earn) yang memberikan penghargaan kepada pembuat konten dan pemirsa atas aktivitas mereka.
Dengan poin yang diperoleh, pengguna dapat menukarkannya menjadi token fanC (FANC), menciptakan hubungan yang lebih kuat antara pengguna dan pencipta konten.
David Lee menjelaskan bahwa fanC menggunakan teknologi NFT untuk meningkatkan efisiensi periklanan, meningkatkan keterlibatan pengguna, dan memperkuat efek jaringan di seluruh platform.
CEO fanC David Lee menjelaskan fanC adalah proyek yang menghubungkan platform sosial dari Web2 dan Web3 dengan memudahkan para pembuat konten dan pengguna untuk terhubung dan membentuk komunitas yang dinamis.
"Dengan fanC pembuat konten memiliki kepemilikan penuh atas karya mereka," ujarnya, Rabu (24/4/2024).
Baca Juga: Investasi Kripto Masih Menjanjikan di 2024, Investor Pemula Butuh Pelatihan
Platform tersebut juga menawarkan aplikasi CELEBe, yang memungkinkan pengguna untuk berpartisipasi dalam gulungan berdurasi pendek. CELEBe dilengkapi dengan sistem penghargaan W2E (Watch to Earn) dan C2E (Create to Earn) yang memberikan penghargaan kepada pembuat konten dan pemirsa atas aktivitas mereka.
Dengan poin yang diperoleh, pengguna dapat menukarkannya menjadi token fanC (FANC), menciptakan hubungan yang lebih kuat antara pengguna dan pencipta konten.
David Lee menjelaskan bahwa fanC menggunakan teknologi NFT untuk meningkatkan efisiensi periklanan, meningkatkan keterlibatan pengguna, dan memperkuat efek jaringan di seluruh platform.
Lihat Juga :