Tertolong Dividen BUMN, PNBP Capai Rp156,7 Triliun per Maret 2024
Jum'at, 26 April 2024 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Di bagian lain, PNBP nonmigas turun lebih dalam mencapai 36,7% yang utamanya karena koreksi harga dan produksi batu bara. PNBP nonmigas per Maret 2024 tercatat sebesar Rp27,8 triliun.
Baca Juga: Macron Sebut AS Tak Bisa Diandalkan: Eropa Kami Bisa Mati!
"Jadi penerimaan SDA di PNBP mengalami koreksi. Tapi penerimaannya naik, ini karena pembayaran dividen terutama dari dua bank Himbara, yakni BRI dan Mandiri," papar Menkeu.
Selanjutnya, untuk PNBP dari kementerian/lembaga menurutnya cukup stabil di Rp42,4 triliun atau terkoreksi tipis 4,4% (yoy). Hal ini terutama diperoleh dari kenaikan pendapatan jasa transportasi seperti kereta api dan pelabuhan serta pendapatan layanan administrasi dan hukum.
"Sedangkan BLU kita Rp17,9 triliun atau turun sedikit 1,9%, terutama pungutan sektor sawit untuk BLU sawit dan untuk bidang kesehatan dan pendidikan," tutup Menkeu.
Baca Juga: Macron Sebut AS Tak Bisa Diandalkan: Eropa Kami Bisa Mati!
"Jadi penerimaan SDA di PNBP mengalami koreksi. Tapi penerimaannya naik, ini karena pembayaran dividen terutama dari dua bank Himbara, yakni BRI dan Mandiri," papar Menkeu.
Selanjutnya, untuk PNBP dari kementerian/lembaga menurutnya cukup stabil di Rp42,4 triliun atau terkoreksi tipis 4,4% (yoy). Hal ini terutama diperoleh dari kenaikan pendapatan jasa transportasi seperti kereta api dan pelabuhan serta pendapatan layanan administrasi dan hukum.
"Sedangkan BLU kita Rp17,9 triliun atau turun sedikit 1,9%, terutama pungutan sektor sawit untuk BLU sawit dan untuk bidang kesehatan dan pendidikan," tutup Menkeu.
(fjo)
Lihat Juga :