Emak-emak di Jepang hingga Swiss Ternyata Suka Pakai Perhiasan dari Indonesia, Ini Buktinya

Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:59 WIB
loading...
Emak-emak di Jepang...
Emas perhiasan dari Indonesia digandrungi di Jepang hingga Swiss. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perhiasan emas dari Indonesia ternyata tidak hanya digandrungi ibu-ibu di sini akan tetapi juga menjadi primadona di luar negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor emas hingga perhiasaan maupun permata mengalami kenaikan cukup signifikan selama Juli 2020.

Berdasarkan laporan BPS, ekspor perhiasan emas tercatat meningkat menjadi USD1,02 miliar dibandingkan bulan sebelumnya sebesar USD567,4 juta. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan ini salah satunya disebabkan oleh kenaikan harga emas. Rinciannya harga emas pada Juli 2020 naik 6,6% dibandingkan Juni 2020, serta naik mencapai 30,69% jika dibandingkan dengan Juli tahun lalu.

"Logam mulia ini kita ekspor utamanya ke Swiss, Singapura, dan Jepang, komoditas yang berperan terbesar adalah emas," kata Suhariyanto dalam pres konferensi virtual, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga: Berorientasi Ekspor, Industri Perhiasan Dibidik Tumbuh 5%

Disisi lain, komoditas yang ekspornya naik adalah lemak dan minyak hewan/nabati. Pada Juli 2020, komoditas ini naik USD247,9 juta dari USD1,43 miliar menjadi USD1,67 miliar dengan tujuan ekspor ke Tiongkok, India, dan Pakistan. "Komoditas lain yang meningkat cukup besar kendaraan dan bagiannya HS87, nilainya naik lumayan tinggi 45,65% dan volume juga naik 49,42% . Tentu ini pergerakan menggembirakan, dengan negara tujuan utama yaitu Filipina, Vietnam, dan Jepang," ungkapnya.

Baca Juga: Prospek Industri Perhiasan Masih Menjanjikan

Sementara ekspor besi dan baja tercatat naik USD134,3 juta dengan negara tujuan yaitu Tiongkok, Taiwan, dan Malaysia. Sedangkan untuk mesin dan perlengkapan elektrik naik USD96 juta dengan negara tujuan ekspor ke Amerika Serikat (AS), Singapura, dan Jepang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Rekomendasi
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Berita Terkini
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved