Beras Masih Mahal, Padahal Harga Gabah Turun! Bos Bulog Buka Suara
Jum'at, 03 Mei 2024 - 14:11 WIB
loading...
Harga beras di pasar Tanah Air tercatat masih mahal, padahal harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani turun 15,58%. Sedangkan harga gabah di tingkat penggilingan anjlok 15,20%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harga beras di pasar Tanah Air tercatat masih mahal, padahal harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani turun 15,58%. Sedangkan harga gabah di tingkat penggilingan anjlok 15,20% pada April 2024.
Baca Juga: Pemerintah Harus Segera Turunkan Harga Beras
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2024 untuk kualitas premium, medium, submedium, dan pecah masing-masing mengalami kenaikan sebesar 15,76%, 15,47%, 15,12%, dan 27,87%, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga beras di pasar ritel masih tinggi. Seperti perkiraan bila musim panen masih akan berisiko atau tidak sebaik yang diharapkan.
“Mungkin semua pedagang juga memiliki pengetahuan yang semakin terbuka, dia bisa melihat proyeksi ke depan kira-kira seperti apa,” ujar Dirut Bulog , Bayu saat ditemui wartawan di kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2024).
Baca Juga: Pemerintah Harus Segera Turunkan Harga Beras
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata harga beras di penggilingan pada April 2024 untuk kualitas premium, medium, submedium, dan pecah masing-masing mengalami kenaikan sebesar 15,76%, 15,47%, 15,12%, dan 27,87%, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Merespon hal tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga beras di pasar ritel masih tinggi. Seperti perkiraan bila musim panen masih akan berisiko atau tidak sebaik yang diharapkan.
“Mungkin semua pedagang juga memiliki pengetahuan yang semakin terbuka, dia bisa melihat proyeksi ke depan kira-kira seperti apa,” ujar Dirut Bulog , Bayu saat ditemui wartawan di kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2024).
Lihat Juga :