Ngeri! Inflasi Turki Bulan April Nyaris Sentuh 70%
Jum'at, 03 Mei 2024 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Israel Ancam Balas Aksi Turki Batasi Hubungan Dagang
Tercatat, bank sentral Turki telah menaikkan suku bunga utamanya menjadi 50%, dengan alasan masih adanya kebutuhan untuk melawan kenaikan inflasi di negara tersebut. Bank sentral Turki pada Maret lalu menyatakan bahwa sikap moneter yang ketat akan dipertahankan sampai terjadi penurunan signifikan dan berkelanjutan dalam tren inflasi bulanan.
"Kenaikan inflasi Turki yang sedikit lebih kecil dari perkiraan pada bulan April menjadi 69,8% y/y (konsensus 70,3%) memberikan tanda-tanda menggembirakan bahwa tekanan harga telah mereda lagi," kata Liam Peach, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics yang berbasis di London, dalam catatannya yang dikutip CNBC, Jumat (3/5/2024).
Dia memperkirakan inflasi akan turun pada paruh kedua tahun ini. Namun demikian, pihaknya tidak begitu optimistis terhadap laju disinflasi. "Dengan latar belakang ini, kami masih tidak memperkirakan bank sentral akan melakukan pemotongan hingga tahun depan," ujarnya.
Tercatat, bank sentral Turki telah menaikkan suku bunga utamanya menjadi 50%, dengan alasan masih adanya kebutuhan untuk melawan kenaikan inflasi di negara tersebut. Bank sentral Turki pada Maret lalu menyatakan bahwa sikap moneter yang ketat akan dipertahankan sampai terjadi penurunan signifikan dan berkelanjutan dalam tren inflasi bulanan.
"Kenaikan inflasi Turki yang sedikit lebih kecil dari perkiraan pada bulan April menjadi 69,8% y/y (konsensus 70,3%) memberikan tanda-tanda menggembirakan bahwa tekanan harga telah mereda lagi," kata Liam Peach, ekonom senior pasar negara berkembang di Capital Economics yang berbasis di London, dalam catatannya yang dikutip CNBC, Jumat (3/5/2024).
Dia memperkirakan inflasi akan turun pada paruh kedua tahun ini. Namun demikian, pihaknya tidak begitu optimistis terhadap laju disinflasi. "Dengan latar belakang ini, kami masih tidak memperkirakan bank sentral akan melakukan pemotongan hingga tahun depan," ujarnya.
(fjo)
Lihat Juga :