Penciptaan Ketahanan Energi dan Pangan Harus Berjalan Beriringan
Sabtu, 04 Mei 2024 - 13:37 WIB
loading...
Pengamat perencanaan wilayah menerangkan, setiap persoalan terkait himpitan antara lahan pertanian dan kegiatan hulu migas, harus segera diselesaikan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat perencanaan wilayah, Izaac Tony Matitaputty mengatakan, setiap persoalan terkait himpitan antara lahan pertanian dan kegiatan hulu migas , harus segera diselesaikan. Termasuk dalam hal ini, lahan persawahan bisa dialihfungsikan menjadi sumur migas, asalkan petani juga mendapatkan ganti untung.
“Kalau di lahan persawahan ternyata ditemukan sumber migas yang akan memberi nilai tambah yang tinggi bagi perekonomian nasional dan masyarakat setempat, termasuk ketahanan energi nasional, maka bisa dialihfungsikan. Tetapi harus ada ganti untung bagi masyarakat,” kata Izaac kepada media.
Baca Juga: Produksi Terus Melorot, DPR Desak Dirjen Migas Fokus Cari Sumur Migas Baru
Izaac sependapat, penciptaan ketahanan energi dan pangan harus memang berjalan beriringan. Jika terjadi himpitan misalnya, maka harus dicari solusi yang saling menguntungkan dan pada akhirnya tidak terjadi tumpang tindih penggunaan lahan.
“Di satu sisi bisa menjaga ketahanan energi, tapi ketahanan pangan juga jangan sampai terganggu,” kata dia.
“Kalau di lahan persawahan ternyata ditemukan sumber migas yang akan memberi nilai tambah yang tinggi bagi perekonomian nasional dan masyarakat setempat, termasuk ketahanan energi nasional, maka bisa dialihfungsikan. Tetapi harus ada ganti untung bagi masyarakat,” kata Izaac kepada media.
Baca Juga: Produksi Terus Melorot, DPR Desak Dirjen Migas Fokus Cari Sumur Migas Baru
Izaac sependapat, penciptaan ketahanan energi dan pangan harus memang berjalan beriringan. Jika terjadi himpitan misalnya, maka harus dicari solusi yang saling menguntungkan dan pada akhirnya tidak terjadi tumpang tindih penggunaan lahan.
“Di satu sisi bisa menjaga ketahanan energi, tapi ketahanan pangan juga jangan sampai terganggu,” kata dia.
Lihat Juga :