Sasar Investor Pemula, IDX Jawa Timur Gelar Sekolah Pasar Modal Bersama MNC Asset Management

Jum'at, 10 Mei 2024 - 17:56 WIB
loading...
Sasar Investor Pemula,...
Kantor Perwakilan (KP) BEI Jawa Timur bekerja sama dengan MNC Asset Management Cabang Surabaya, mengadakan webinar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana pada Selasa, 7 Mei 2024. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Memilih sarana investasi untuk melindungi dan mengembangkan keuangan membutuhkan berbagai pertimbangan, mulai dari jenis dan pengelolaan dana investasinya. Saat ini reksa dana sudah mulai dilirik oleh masyarakat sebagai salah satu instrumen investasi favorit, baik investor pemula maupun investor yang sudah berpengalaman.

Baca Juga: Jurus Menghindari Kesalahan dalam Mengelola Gaji Bulanan

Kantor Perwakilan (KP) BEI Jawa Timur bekerja sama dengan MNC Asset Management Cabang Surabaya, mengadakan webinar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana pada Selasa, 7 Mei 2024. Acara webinar ini dihadiri dari berbagai macam elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa sampai karyawan swasta atau pemerintah.

Hadir sebagai narasumber adalah Branch Manager MNC Asset Management Cabang Surabaya, Rezha Pahlafi dan perwakilan dari KP BEI Jawa Timur, Dyan Fajar Mahardika. Dalam paparannya, Rezha Pahlafi menjelaskan tentang tips dan trik investasi reksa dana bagi pemula.

“Saat ini memang reksa dana menjadi salah satu instrumen investasi yang paling mudah untuk dilakukan, karena dana para investor akan dikelola oleh tim manajer investasi yang professional dan bersertifikasi, serta reksa dana juga sangat fleksibel, transparan dan murah, teman-teman bisa memulai dari Rp100.000,” ucap Rezha.

Baca Juga: BI Rate Naik 6,25%, Investasi Ini Masih Bersinar

Senada dengan hal tersebut, Fajar juga mengungkapkan “Investasi juga bisa melindungi kita dari kenaikan angka inflasi, sehingga uang kita tidak tergerus nilainya, akan tetapi juga harus dilihat instrumen investasinya yang dapat memberikan imbal hasil melebihi angka inflasi, ya salah satunya yang saat ini sedang banyak diminati adalah reksa dana,” pungkas Fajar.

Pada webinar tersebut Rezha juga menyampaikan, produk reksa dana pasar uang dapat menjadi pilihan bagi yang ingin memulai investasi di pasar modal. Sebab melihat dari kondisi ekonomi yang terjadi saat ini, karena reksa dana pasar uang condong mempunyai tren yang stabil.

Sebagai contoh nasabah pemula dapat membeli MNC Dana Lancar dengan performance 13,78% 3th (net) dan MNC Dana Syariah Barokah dengan performance 12,83% 3th (net) berdasarkan NAB per tanggal 6 Mei 2024.

Jadi, tunggu apa lagi? Mulai segera investasi reksa dana pasar uang MNC Dana Lancar & MNC Dana Syariah Barokah, kedua produk tersebut dapat dibeli melalui direct sales kami pada nomor WhatsApp 0811-1211-9696 dan reksa dana online www.motionfunds.id , serta APERD kami seperti MotionTrade, Bareksa, IPOT Fund, Poems ID, Ajaib, Mirae Asset Sekuritas, SMARD, SFAST dan Invesnow.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved