alexametrics

IHSG Ditutup Kembali Melesat ke Level 6.464, Bursa Asia Mixed

loading...
IHSG Ditutup Kembali Melesat ke Level 6.464, Bursa Asia Mixed
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat untuk meneruskan tren positif sepanjang hari ini saat bursa utama Asia bergerak mixed alias variatif. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menghijau untuk meneruskan tren positif sejak siang, pada perdagangan Rabu (30/1/2019) untuk menjadi sinyal positif jelang akhir bulan Januari 2019. Di akhir sesi, IHSG tercatat melesat 27,71 poin atau 0,43% untuk menyentuh level 6.464,19.

Pada sesi siang tadi, bursa saham Tanah Air menanjak naik 12,589 poin atau 0,196% menjadi 6.449,07 setelah pada sesi pembukaan menguat di level 6.442,77 dengan tambahan 6,290 poin dibandingkan penutupan Selasa (29/1) di posisi 6.436,48 poin.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan sore kebanyakan berada di jalur positif. Sektor dengan kenaikan tertinggi yaitu infrastruktur yang menanjak 1,38% sedangkan pelemahan terdalam terjadi pada sektor property dengan kejatuhan 0,86%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp23,83 triliun dengan 16,17 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp14,60 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,29 triliun dan aksi beli asing melesat mencapai Rp17,90 triliun. Tercatat sebesar 211 saham menguat, 233 saham melemah dan 134 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA) naik Rp640 menjadi Rp4.290, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp250 ke posisi Rp83.000 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) meningkat Rp200 menjadi Rp15.200.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) turun Rp65 menjadi Rp1.700, PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS) menyusut Rp50 ke posisi Rp940 serta PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC) berkurang Rp40 menjadi Rp1.500.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham utama bursa Asia berakhir mixed pada perdagangan, Rabu karena investor menunggu dimulainya pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China. Bursa daratan China kembali tergelincir ke wilayah negatif, setelah sempat mengalami pemulihan dalam sesi sebelumnya.

Hingga akhirnya bursa China mengakhiri perdagangan tengah pekan ini dengan lebih rendah. Komposit Shanghai tergelincir sekitar 0,72% menjadi 2.575,58 sedangkan komposit Shenzhen juga turun mencapai sebesar 1,279% ke level 1.283,71.

Sedangkan Indeks Hang Seng di Hong Kong justru mencetak kenaikan hingga 111,17% yang setara 0,40% di posisi 27,642.850 meskipun saham raksasa teknologi China Tencent turun 0,29%. Selanjutnya berbanding terbalik, indeks Nikkei merosot 0,52% ke level 20.556,54 untuk mengiringi kejatuhan Topix untuk menutup jadi 1.550,76.

Tren perbaikan terlihat pada indeks Kospi, Korea Selatan lewat peningkatan 1,05% untuk menjadi 2.206,20 pada akhir sesi di tengah penyusutan saham LG Display sebesar 3,66%. Lonjakan juga terlihat pada ASX 200 Australia, walaupun tipis 0,21% yang bertengger pada level 5.886,70 ditopang penguatan subindeks materials serta pertambangan.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak