Mengukur Kekuatan Nilai Tukar Mata Uang Rubel Rusia di Tengah Sanksi Barat

Senin, 13 Mei 2024 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Namun, kondisi tersebut berangsur pulih beberapa minggu berselang. Salah satu penyebabnya tak lain karena harga energi yang waktu itu juga melambung tinggi.

Gejolak rubel kembali terjadi pada Agustus 2023, dimana nilai tukar rubel jatuh mencapai titik terendah selama 18 bulan. Berbulan-bulan bank sentral Rusia berhasil mempertahankan nilai tukarnya, tetapi nilainya terus merosot sejak pemberontakan kelompok Wagner.

Nilai tukar rubel Rusia terus merosot selama seminggu terakhir. Dalam perdagangan bursa saham Moskow pada Senin (14/8/2023) pagi, untuk satu dolar AS nilai tukar yang harus dibayar 101,16 rubel, menurut kantor berita negara Tass. Untuk 1 Euro harus dibayar 110,3 rubel.

Kemerosotan nilai tukar rubel dimulai dengan pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner dan pemimpinnya Yevgeny Prigozhin pada Juni 2023. Situasi ini memicu rasa tidak aman yang mendalam di Moskow. Situasi tegang di Laut Hitam juga membebani rubel, sejak Rusia secara sepihak menarik diri dari kesepakatan biji-bijian dengan Ukraina pada Juli 2023.

Lantas, bagaimana kondisi nilai tukar Rubel Rusia di tahun 2024? Berikut ini ulasannya.

Nilai Tukar Rubel Rusia

1. Rubel - Dolar AS

1 Dolar AS = 92.25 Rubel Rusia

Nilai dolar AS terhadap rubel melemah secara signifikan setelah invasi Rusia ke Ukraina. Mengutip laman Statista, angkanya sendiri mencapai titik terendah sebesar 135 rubel per 1 USD pada Maret 2022.

Namun, nilai tukar tersebut kembali berubah seiring waktu. Nilai tukar Rubel terhadap dolar AS sudah bernilai 92,15 per 11 Mei 2024.

2. Rubel - Euro

1 Euro = 99,34 Rubel Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Berita Terkini
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved