Menteri ESDM: Sektor Migas Masih Berperan Penting di Era Transisi Energi

Selasa, 14 Mei 2024 - 22:10 WIB
loading...
Menteri ESDM: Sektor...
Menteri ESDM Arifin Tasrif membuka gelaran IPA Convex 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah berkomitmen untuk melakukan transisi energi menuju target Net Zero Emission (NZE) di 2060. Dalam masa transisi menuju NZE tersebut minyak dan gas bumi (migas) masih berperan penting dalam mengamankan pasokan energi.

"Migas akan terus memainkan peran penting dalam mengamankan pasokan energi, khususnya di bidang transportasi dan pembangkit Listrik," ujar Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif pada Pembukaan Indonesia Petroleum Association Conference and Exhibition (IPA Convex) 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Jaga Iklim Investasi Migas, Menteri ESDM Janjikan Gula-gula buat Gaet Investor

Arifin menyebutkan, gas bumi akan digunakan untuk menjembatani transisi menuju penerapan 100% pembangkitan energi terbarukan. Namun, industri hulu migas harus menerapkan strategi penurunan emisi termasuk penerapan teknologi energi bersih seperti Carbon Capture Storage (CCS)/Carbon Capture Utilization Storage (CCUS).

Dia menyebutkan mulai tahun 2024 ini akan ada penambahan wilayah kerja migas baru. Investor dapat berpartisipasi melalui proses penawaran pemerintah atau bernegosiasi langsung dengan pemerintah. Selain itu, pemerintah juga memberikan fasilitas perpajakan dan insentif.

"Fasilitas perpajakan tersebut akan mencakup beberapa pengecualian pajak tidak langsung yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2017," ungkap Arifin.

Ia menyebut saat ini Peraturan Pemerintah tersebut sedang tahap revisi yang bertujuan meningkatkan kelayakan ekonomi proyek minyak dan gas. Arifin menekankan pentingnya meningkatkan kolaborasi dan kemitraan dalam menghadapi tantangan pemenuhan kebutuhan energi sekaligus mengurangi emisi.

"Kami berharap peserta dapat berkontribusi aktif untuk mengedepankan kerja sama dalam upaya peningkatan investasi, cadangan, serta produksi migas, dengan tetap berkomitmen pada target penurunan emisi," jeas Arifin.

Baca Juga: Catat! RI Belum Akan Tinggalkan Minyak dan Gas Sampai 2050

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyampaikan bahwa Indonesia masih mempunyai potensi sumber daya migas yang melimpah untuk dipenuhi kebutuhan energinya.

"Investasi bisnis migas kita masih menarik. Oleh karena itu kami mengundang Anda semua untuk datang dan berinvestasi di Indonesia," kata Dadan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
Mahasiswa UGM Pelajari...
Mahasiswa UGM Pelajari Bisnis Hilir Migas di Pertamina Patra Niaga
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Transisi Energi Sektor...
Transisi Energi Sektor Batu Bara Terkendala Biaya dan Regulasi
Viral Lagu “Mas Bahlil...
Viral Lagu Mas Bahlil Ganteng, Bahlil Lahadalia Penasaran dan Ingin Bertemu Penciptanya
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Legislator PAN Dorong...
Legislator PAN Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved