Buang Perilaku Konsumtif, Ini Tips Mengatur Keuangan bagi Generasi Muda

Selasa, 14 Mei 2024 - 22:47 WIB
loading...
Buang Perilaku Konsumtif,...
Tips Mengatur Keuangan bagi Generasi Muda. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Mahasiswa merupakan golongan muda yang punya potensi besar untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045. Namun, sederet masalah membayangi langkah mereka untuk bisa sukses. Mulai dari kurangnya pengalaman dan keahlian yang dibutuhkan dunia kerja hingga perilaku konsumtif yang tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang sehat.

Career & HR Content Creator Chrishera Consulting Group Yova Shera Sianturi mengingatkan para generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk tidak hanya fokus pada urusan akademik tetapi juga harus aktif mempelajari berbagai keahlian yang dibutuhkan para pemberi kerja.

"Kebanyakan perusahaan itu tidak peduli berapa IPK kalian tapi skill apa yang bisa dikontribusikan," ujar Yova dalam kuliah umum bertajuk 'Optimizing Your Career Path with Smart Financial Choice' dikutip Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Menatap Tahun Baru 2024, Berikut Tips Kelola Keuangan dari BEI

Setidaknya ada tiga keterampilan utama yang menurut Yova harus dipelajari dan dimiliki oleh setiap mahasiswa untuk bisa sukses berkarier di dunia kerja. Pertama, kemampuan berkomunikasi secara efektif. Kedua, adaptif atau mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Ketiga, berpikir kritis dan mampu menyelesaikan masalah (critical thinking and problem solving). "Selain top 3 skill tadi, pengalaman tidak bisa bohong," jelasnya.

Pemateri lainnya, financial planner yang juga Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Ninnasi Muttaqiin mengungkapkan sejumlah permasalahan keuangan yang kerap menghambat atau bahkan menggagalkan kesuksesan generasi muda, antara lain kurangnya pengetahuan dan perencanaan keuangan, pengambilan keputusan keuangan yang terlalu cepat dan terkadang tanpa pikir panjang. Selanjutnya perilaku konsumtif dan kurang bijaksana dalam berbelanja, serta tidak menyadari akan resiko keuangan. Untuk itu penting bagi anak muda untuk melek keuangan.

"Belajarlah mengelola keuangan yang baik dengan membuat skala prioritas atau goals sejak dini. Mulailah dengan berpikir positif tentang uang, lalu mulailah investasi untuk diri sendiri, dan yang tidak kalah penting adalah pandai memilih gaya hidup dan lingkungan pergaulan," tutur Ninna.

Selain perguruan tinggi, salah satu entitas yang juga melakukan riset untuk mencari solusi dari berbagai permasalahan keuangan masyarakat, khususnya generasi muda adalah Bank Jago.

Value Proposition Manager Bank Jago Muhammad Pandu menjelaskan, Bank Jago melakukan penelitian dan menganalisis ribuan permasalahan keuangan masyarakat guna menghasilkan solusi keuangan berbasis teknologi.

"Isu yang paling banyak muncul, antara lain belum tanggal tua uang sudah habis, pengeluaran lebih besar dari pemasukan, dan ada uang dulu atau atur uang dulu?" ungkap Pandu.

Berdasarkan persoalan-persoalan tersebut, lanjut Pandu, Bank Jago kemudian merancang layanan berbasis aplikasi yang dapat tertanam dalam ekosistem digital serta dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan hidup manusia. Aplikasi Jago juga memiliki fitur Kantong dan laporan keuangan yang tak hanya membantu penggunanya mengatur keuangan secara rapi tetapi juga membangun budaya tertib anggaran.

"Setiap orang punya kebutuhan hidup dan masing-masing punya cara sendiri untuk mengatur keuangan. Itulah kenapa Aplikasi Jago dirancang agar nasabah bisa fleksibel mendesain solusi keuangannya sendiri secara mudah dan seamless. Karena aplikasi Jago terhubung dengan kekuatan ekosistem digital, seperti Gopay, Gojek, Tokopedia, serta Bibit dan Stockbit untuk investasi," papar Pandu.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Pengatur Keuangan, Bisa untuk Segala Macam Kebutuhan!

Berdasarkan riset Bank Jago, terdapat empat level kedewasaan finansial manusia yang diukur berdasarkan fokus keuangannya. Level pertama adalah financial security, yakni aman secara finansial untuk membiayai kebutuhan dasar pribadi, seperti untuk makan, bayar sewa hunian, atau bayar listrik dan telepon.

Level kedua adalah financial resilience, yakni memiliki ketahanan keuangan yang lebih baik karena penghasilannya tak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi juga tersedia dana siaga ketika menghadapi kejadian tak terduga.

"Level berikutnya adalah financial control atau memiliki kendali finansial. Punya penghasilan sendiri sehingga tidak lagi bergantung pada orang lain. Biasanya, mulai punya tabungan jangka panjang," jelas Pandu.

Level terakhir adalah financial freedom atau memiliki kebebasan secara finansial. "Pada level ini umumnya masalah finansial sudah teratasi, punya dana pensiun dan dapat membahagiakan orang sekitar," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Kesalahan Investor Pemula dalam Berinvestasi ETF
BSI Buka Akses Investasi...
BSI Buka Akses Investasi Reksa Dana untuk Generasi Muda
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Rekomendasi
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved