AS Kerek Tarif Produk China 3 Kali Lipat, Siap-siap Perang Dagang Memanas

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:50 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya pada bulan Maret, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan, China memproduksi terlalu banyak baterai, panel surya, dan mobil listrik, membanjiri pasar dengan barang-barang murah, yang katanya merugikan pekerja Amerika.

Sebuah kelompok perdagangan AS, Alliance for American Manufacturing, mengatakan pada bulan Februari bahwa industri otomotif China menimbulkan "ancaman eksistensial" bagi pembuat mobil AS. Hal itu mengingat harga "sangat rendah" dari produsen mobil China seperti BYD.

Seperti diketahui perang dagang antara Washington dan Beijing dimulai pada 2018, ketika Presiden Donald Trump saat itu mulai menetapkan tarif dan hambatan perdagangan lainnya terhadap China. Ia mengklaim kebijakan itu diambil untuk mengatasi apa yang ia gambarkan sebagai praktik perdagangan yang tidak adil.

Sejak itu, Gedung Putih telah mengambil tindakan lebih lanjut terhadap perusahaan-perusahaan China dan membatasi investasi di negara itu.

Selama kampanye pemilihan saat ini, Trump telah mengusulkan tarif menyeluruh dan mengatakan dia, akan menaikkan tarif pada mobil Cina yang dibuat di Meksiko hingga 200%. Sedangkan Biden, yang akan mencalonkan diri kembali pada November, hanya menargetkan industri tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Pertemuan Xi Jinping...
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Gagal Buat Terobosan Perang Iran, Ini 3 Faktanya
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved